HMSTimes - What Happened Today? Warga Tembesi Gerah Kepada Lurah Kibing, Sebab Mengizinkan Pihak Perusahaan Akan Menggusur Rumah Warga, Sementara Kasusnya Dalam Proses Hukum Di Polresta Barelang | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Warga Tembesi Gerah Kepada Lurah Kibing, Sebab Mengizinkan Pihak Perusahaan Akan Menggusur Rumah Warga, Sementara Kasusnya Dalam Proses Hukum Di Polresta Barelang

Warga Tembesi Gerah Kepada Lurah Kibing, Sebab Mengizinkan Pihak Perusahaan Akan Menggusur Rumah Warga, Sementara Kasusnya Dalam Proses Hukum Di Polresta Barelang

Lokasi Pemukiman Warga yang digusur (foto.A.Zagoto)

HMSTimes.com, Batam- Masalah penggusurusan yang disertai tindakan premanisme oleh oknum suruhan PT.Glory Poin di Tembesi, RT 003 RW 001 kelurahan Kibing kecamatan Batu Aji, dimana warga yang merasa dirugikan oleh arogansi premanisme perusahaan sudah dilaporkan ke Polresta Barelang dengan nomor laporan polisi, LP-B/738/VII/2018/Kepri/SPKT/Polresta Barelang

Hal ini dilaporkan ke Polresta Barelang karena selain rumah warga yang dirobohkan dengan semena-mena tanpa ada ganti rugi, warga juga ada yang dianiaya oleh pihak perusahaan.

Ketika hal ini dikonfirmasi kepada kuasa hukum warga Dorkas, SH oleh HMSTimes.com via telpon Dorkas, SH mengatakan bahwasanya laporan warga sudah diterima dan penyidik sudah memanggil beberapa orang warga untuk dimintai keterangan seputar kejadian tersebut, sementara pihak terlapor atas nama, AF, GA dan SI rencananya hari ini (kamis,2/8/2018) akan diperiksa oleh penyidik.jelasnya

Kuasa hukum warga berharap agar polisi bisa memproses masalah ini dengan cepat serta memasang police line di lokasi karena pihak developer masih terus beraktifitas dan bahkan warga lain yang belum kena gusur sudah diancam akan digusur paksa juga, padahal masalah ini sudah masuk keranah hukum, ungkapnya. kamis,2/8/2018

Ia juga menyampaikan informasi dari warga yang masih belum kena gusur, mengatakan bahwa pihak perusahaan akan menggusur pemukiman warga yang belum digusur atas izin kelurahan Kibing.

” saya diinformasikan oleh klien saya kalau pihak perusahaan mengancam akan menggusur warga yang belum sempat kena gusur kemarin atas izin pihak kelurahan Kibing” terangnya

Selain melaporkan ke polisi warga juga meminta rapat dengar pendapat (RDP) DPRD kota Batam terkait kesewenang-wenangan pihak perusahaan.

Ketika HMSTimes.com mengkonfirmasi kepada Sukaryo anggota Komisi I DPRD Kota Batam, via WA, terkait realisasi surat yang telah dilayangkan warga 3 (tiga) minggu yang lalu, Sukaryo mengatakan dia telah menyampaikan ke ketua komisi mengenai aspirasi masyarakat, namun belum ada tindak lanjut.

” Iy mas….sdh saya sampaikan di ketua komisi..sbgmn aspirasi yg saya terima kemaren…. Coba bsk saya tanya lg..spt apa..kpn jadwalnya” kata Sukaryo

(A.Z)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top