HMSTimes - What Happened Today? Wakil Bupati Natuna Hadiri Rapat Menuju Natuna Kabupaten Layak Anak 2019 | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Wakil Bupati Natuna Hadiri Rapat Menuju Natuna Kabupaten Layak Anak 2019

Wakil Bupati Natuna Hadiri Rapat Menuju Natuna Kabupaten Layak Anak 2019

Rapat analisa penilaian mandiri KLA kabupaten Natuna

HMSTimes.com, Natuna – Rapat analisa penilaian mandiri KLA kabupaten Natuna tahun 2018, rapat berlangsung di rumah makan sisi basisir, (22/3/2019), pukul 19:30Wib hingga selesai, dibuka oleh wakil bupati Natuna, Dra.Hj.Ngesti Yuni Suprapti.

Ngesti mengatakan administrasi Natuna terkait Kabupaten Natuna Layak Anak  belum mengajukan rekomendasi, Namun meskipun langkah langkah yang belum maksimal, akan berupaya semaksimal mungkin mengarah kepada tahapan-tahapan ketujuan kabupaten Natuna tercatat sebagai kabupaten Layak Anak.

“Steakholder instansi terkait harus bersinergitas dalam hal ini supaya terus berupaya kearah tujuan membenahi yang dianggap belum maksimal. Serta berharap fasilator kepala dinas perlindungan perempuan dan perlindungan anak, Ibu Misni, dapat menguraikan hal-hal sifatnya evaluasi untuk dapat memenuhi kelengkapan administrasi yang di butuhkan.

Pengevaluasian KLA telah berjalan, sesuatu yang harus dilaksanakan agar Indonesia bisa menjadi layak anak, dengan demikian tolak ukur ditingkat daerah kabupaten, juga harus layak anak. Natuna tidak usah berkecil hati karena masih banyak daerah yang belum layak Anak. Namun Kabupaten Natuna sangat berpotensi menjadi Kabupaten Layak Anak tahun 2019.” Jelas kepala dinas Perlindungan Perempuan dan perlindungan anak Provinsi Kepri.

Pelaksanakan pengevaluasian setiap tahun KLA, sebuah pencapaian betapa pentingnya pemenuhan hak anak, dan tentunya dengan pertemuan yang berlangsung dapat mewujudkan tujuan kabupaten Natuna menjadi kabupaten Natuna Layak Anak tahun 2019. Melalui 24 indikator dan 5 Kluster, komponen kunci dalam semua indikator, nilai per klaster dan ditambah evaluasi, evaluasi KLA 2018 (Poin).

Misni juga mengatakan dianggap perlunya peran serta media massa dan Perdes terkait Perlindungan Anak, dan atau berupa surat edaran kepada perangkat desa di tingkat kadus, RT dan RW tentang perlindungan anak, sebagai kontrol terhadap perilaku dan perlindungan anak.

Selanjutnya Ketua Pasilitator Forum Anak, Harken, mengatakan semua yang dikatakan oleh kepala dinas perlindungan perempuan dan perlindungan anak provinsi Kepri, atas kebutuhan pencapaian kabupaten Natuna layak anak, telah di laksanakan. Kendalanya hanya berupa dokumen, sisi yang menarik kita punya anak, satu hal yang harus diperhatikan segala aturan dan peraturan daerah terkait perlindungan anak juga membutuhkan sinergitas peran aktif tugas orang tua, bukan hanya menjadi tugas steakholder instansi terkait.” Jelasnya

Juga selaku ketua Komisi 3 DPRD Natuna, Harken menjelaskan, mengenai masalah anggaran tidak ada masalah. Terus dan atau akan mengakomodir dengan baik, segala kebutuhan terkait perlindungan perempuan dan perlindungan anak di dinas Sosial, perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Natuna.” katanya.

Dari rangkaian rapat yang berlangsung penjelasan dalam sesi tanya jawab dari latar belakang profesi yang berbeda. Berhubungan langsung menjadi evaluasi bagi Kadis perlindungan perempuan dan perlindungan anak provinsi Kepri. Harapan semua yang hadir, yaitu pencapaian kabupaten Natuna menjadi kabupaten Layak Anak, tahun 2019.

Penjelasan wakil ketua forum partisipasi publik Puspa Bahari Natuna, Abdullah Lubis, partisipasi publik sebagai mitra dalam membantu dinas sosial, perlindungan perempuan dan perlindungan anak kabupaten Natuna, fakta sesuai hasil survey dilapangan, terkait prestasi anak daerah kabupaten Natuna, memiliki segudang potensi dan prestasi.

Bercermin dari  kegiatan katam Al-Qur’an yang di telah digelar oleh Kejari Natuna, serta beragam piala dan piagam yang diraih pelajar di setiap sekolah dari tingkat Sekolah dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat. Baik ditingkat kabupaten hingga ketingkat provinsi. Serta keterangan beberapa kepala desa di sela-sela kegiatan PUSPA Bahari Natuna, minimnya anak putus sekolah, minimnya kekerasan terhadap anak.

Penjelasan juga disampaikan ketua forum kita peduli sesama (FKPS) Natuna, Sugiyanto, peran serta dan kretifitas anak daerah (Putra dan Putri Natuna), sangat jelas koperatif, dalam berbagai kegiatan sosial. Forum Kita Peduli Sesama Natuna terus mengandeng anak daerah Kabupaten Natuna  ditingkat SMP dan SMA, dalam kegiatan sosial terhadap yang berhubungan langsung dengan kegiatan dinas sosial, Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak Natuna.

Tidak tertutup kemungkinan menjadi sebuah estimasi penilaian, mewujudkan pencapaian Natuna menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2019. Seiring dilakukan pembenahan-pembenahan yang dianggap masih perlu dan penting”.

Eksistensi media di daerah kabupaten Natuan juga terus bersinergitas dengan steakholder instansi terkait, menyampaikan informasi kepada publik, sebuah pemberitaan terkait kegiatan, potensi dan prestasi anak daerah Natuna, sejurus upaya kontrol sosial insan pers Natuna memonitoring kegiatan instansi terkait dalam melaksanakan tugas dan fungsi di segala aspek perkembangan dan perlindungan anak, putra dan putri daerah kabupaten Natuna.

Acara rapat Kabupaten Layak Anak berlangsung dihadiri Wakil Bupati Natuna Dra.Hj.Ngesti Yuni Suprapti, Ketua Komisi 3 DPRD Natuna Harken, Kadis BP3D, Kadinsos Kartina Riauwita, Kadisdikpora Suherman, Camat Bunguran Timur Wan Suhardi, PPPA Polres Natuna, Ketua FKPS, Wakil Ketua Puspa Bahari Natuna Abdullah Lubis, beberapa Kades dan lurah, serta yang lain sebagainya menghadiri.

(Abdullah Lubis)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top