HMSTimes - What Happened Today? Tokoh Agama dan Masyarakat Kayong Utara Himbau Tidak Terprovokasi Rencana Aksi People Power | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Tokoh Agama dan Masyarakat Kayong Utara Himbau Tidak Terprovokasi Rencana Aksi People Power

Tokoh Agama dan Masyarakat Kayong Utara Himbau Tidak Terprovokasi Rencana Aksi People Power

Bukhori, Tokoh masyarakat Kayong Utara (mantan anggota DPRD Kayong Utara)

HMSTimes.com,Kayong Utara,Sukadana – Selama berlangsungnya proses pemilu tahapan demi tahapan yang dimulai dari tahapan pendaftaran calon presiden dan wakil presiden serta calon Legislatif priode tahun 2019 s/d 2024, berjalan lancar aman dan tertib.

Pihak penyelenggara pemilu dalam hal ini KPUD dan Bawaslu Kabupaten Kayong Utara yang juga selalu berkordinasi dengan pihak keamanan Polres Kayong utara dibawah Pimpinan AKBP. Asep I.Rosadi .M.P.A beserta jajarannya, dalam menjalanankan peranan tugas dan tanggung jawabnya sudah terlaksana dengan baik, benar, jujur adil demokratis serta transparan.

Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, netralitas dari pihak keamanan tidak diragukan lagi terbukuti sampai saat ini wilayah hukum Polres Kayong Utara masih tetap kondusif, aman , damai dan sejuk dalam memberikan pengamanan di setiap tahapan demi tahapan proses kegiatan pemilu tahun 2019.

Kepada HMSTimes.com, Kapolres Kayong Utara, AKBP. Asep.I. Rosadi,M.PA melalui Kasubbag Humas AKP. Asliden Sinaga menyebutkan,” Meskipun secara nasional masih banyak aksi masyarakat Indonesia yang merasa kurang puas terhadap hasil kerja pihak penyelenggara pemilu ( KPU ),” sebut AKP. Asliden.

Adanya ketidakpuasan dari masyarakat dapat terlihat dari ajakan berbagai pihak dalam rencana “Aksi People Power” diberbagai daerah di tanah air.

Seperti yang diungkapkan oleh pengasuh Pengajian Saiful Qobli Desa Harapan Mulia, Kecamatan Sukadana Kab. Kayong utara,
Ustadz H.Hasan Al Hadad, yang menilai ajakan rencana aksi poeple power dirasakan sangat meresahkan masyarakat.

Ajakan tersebut banyak diserukan dan disebarkan melalui media sosial, menjelang diumumkanya hasil rakapitulasi penghitungan hasil suara oleh KPU RI pada tanggal 22 Mei 2019 mendatang.

Sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Kayong Utara secara tegas menolak aksi people power, seperti ungkapan Ustadz H. Hasan Al Hadad. Menurutnya aksi tersebut merupakan tindakan kurang tepat dan sebaiknya menyerahkan semua hasil tahapan pemilu kepada pihak penyelenggara pemilu KPU, dirinya juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kayong Utara, untuk saling menjaga ketertiban dan kenyamanan, terutama dalam bulan suci Ramadhan 1440 H.

“Mari kita serahkan sepenuhnya dan percaya kepada pihak penyelenggara pemilu, masalah adanya terjadi pelanggaran ataupun penyimpangan didalam proses pemilu diserahkan kepada pihak yang berwenang, seperti Bawaslu dan pihak keamanan dalam hal ini Polri yang dibackup TNI,”ungkap Ustadz Hasan.

Ditambahkannya dimana seperti yang diketahui bahwa people power ini merupakan wacana yang ditujukan sebagai kepentingan politik yang dapat menimbulkan perpecahan antar anak bangsa dan berpotensi merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Dari itu ia menghimbau agar para pengasuh pondok pesantren untuk tidak terpancing terhadap ajakan yang bisa mengancam keutuhan NKRI yang sudah kokoh berlandaskan pancasil dan UUD 1945.

Senada dengan Ustadz H.Hasan al-Hadad, tokoh masyarakat Bukhori yg berdomisili di Desa Benawang Agung Sukadana juga menghimbau agar masyarakat untuk tidak mudah terpancing isu dan terprovokasi berita Hoax.

” Kita menghimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing isu dan terprovokasi dengan berita Hoax, karena hanya akan merugikan kita sendiri, apalgi ikut ikutan rencana aksi People Power,” ungkap Bukhori.

(A.M)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top