HMSTimes - What Happened Today? Terdakwa Pemilik Shabu Di Ancam 20 Tahun Penjara | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Terdakwa Pemilik Shabu Di Ancam 20 Tahun Penjara

Terdakwa Pemilik Shabu Di Ancam 20 Tahun Penjara

 

HMSTimes.com,Batam- Persidangan yang agendanya keterangan dari saksi jaksa penuntut umum yaitu W dan D yang merupakan anggota Polri yang menangkap tersangka Muslim ismail di rumah kediaman nya yang beralamat di Tiban Housing pada tanggal 3 Desember 2016.

Saksi mengatakan penangkapan dilakukan akibat adanya laporan dari masyarakat.  Polisi pertama melakukan penyelidikan melalui informatika dengan menelpon terdakwa Muslim Ismail dengan pura- pura ingin membeli shabu, lalu terdakwa muslim Ismail mengangkat telepon, baik saya akan beri tapi kirim dulu depe 10 juta ke rekening saya, . Lalu polisipun men mengirim uang yang di minta terdakwa muslim ismail ke rekening yang di suruhnya.

Saat sudah mengirim ,terdakwa Muslim Ismail menyuruh untuk mengambil barang shabu tersebut di rumah nya di Tiban Housing dan di situ lah kami menangkap nya , saut saksi. Saat kami melakukan penangkapan terdakwa sedang sendiri di rumah dan  Sabu di letakannya di lantai dan  di ketahui sabu tersebut seberat 100,1gram atau 1 0ns.

Setelah saksi memberikan kesaksiannya , ketua majelis Mangapul,SH.MH bertanya pada terdakwa, apakah keterangan saksi tadi benar? ,”iya yang mulia semua nya benar” sahut terdakwa muslim ismail.

Lalu majelis menyuruh terdakwa untuk memberikan keterangannya. Terdakwa muslim ismail berkata bahwa dia membeli sabu dari black (DPO) di Simpang Dam dengan harga 55 juta rupiah, Awal nya terdakwa menjumpai Black di simpang dam gara-gara , teman nya terdakwa yang bernama rizal meminta tolong pada terdakwa untuk mencarikan sabu .
Maka dari inisiatifnya, terdakwa pergi ke Simpang Dam untuk membantu teman nya  untuk mencari sabu yang  akan di jual nya keteman nya itu dengan harga 60 juta rupiah. Tapi sayang perbuatan terdakwa sudah di ketahui oleh aparat yang berwenang.

Dan saat yang mulia majelis pada terdakwa , apakah terdakwa sudah pernah melakukan seperti ini, lalu terdakwa menjawab tidak yang mulia. Lalu majelis bertanya ,jadi kalau di penjara sudah pernah , jawabnya lagi sudah yang mulia, .kasus apa, tanya  hakim. Kasus narkoba yang mulia , cuma itu kawan saya yang tertangkap. Saat itu saya sedang berada di rumah nya , dan pada saat itu polisi datang menggerebek , makanya saya ketangkap , ujar terdakwa.
Lalu yang mulia bertanya,” berepa banyak shabu yang ketangkap, jawab terdakwa , 6 kg yang mulia, di situ yang mulia dan jaksa heran . Dan bertanya di pengadilan mana?, di pengadilan negeri batam ini yang mulia , jawb terdakwa. Tahun berapa anda tertangkap dan kapan keluarnya?, tahun 2012 yang mulia sampai februari 2013. Seluruh peserta sidang heran semua kenapa bisa sampai seperti itu.

Terdakwa berkata bahwa dia di tuntut jaksa sebenyak 1 tahun penjara dan di putus 1 tahun penjara juga,. Dia mengatakan karna shabu itu bukan milik nya melainkan punya teman nya makanya dia di tuntut 1 tahun penjara oleh jaksa.
Atas perbuatan nya terdakwa di dakwa dengan pasal 112 ayat 2 atau 114 ayat 2 undang undang narkotika nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman paling sedikit 6 tahun dan paling lama 20 tahun.
Persidangan di pimpin ketua majelis Magapul,SH.MH ,. Hakim anggota ,Jasael,SH. , Redite Ika Seftina,SH.MH.  dihadiri oleh jaksa penuntut umum samsul Sitinjak .SH.  di ikutin oleh penasehat hukum Eli Suwita,SH.  Willy Lubis

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top