HMSTimes - What Happened Today? Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan Umi Kalsum, Dengan Agenda Mendengarkan Keterangan Saksi | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan Umi Kalsum, Dengan Agenda Mendengarkan Keterangan Saksi

Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan Umi Kalsum, Dengan Agenda Mendengarkan Keterangan Saksi

HMSTimes.com,Batam- Sidang  lanjutan kasus kematian Umi  Kalsum dengan agenda mendengarkan keterangan saksi inisial Z, dari pihak kepolisian yang pertama sekali melakukan oleh tempat  kejadian  perkara (TKP), F, sepupu korban, dan S. Ibu korban, rabu (20/9/2017)

Kronologi penemuan mayat yang di sampaikan oleh saksi Z kepada majelis hakim yaitu, bahwasanya pada saat penemuan mayat tersebut, Saksi Z menerima telpon dari Kanit Reskrim untuk mengadakan olah TKP atas penemuan mayat di Baloi, yang di ketahui bernama Umi Kalsum. Saksi Z dan anak buahnya langsung ke TKP yang di tuju untuk olah TKP, dan dari TKP petugas menemukan sesosok mayat dalam keadaan tergantung di pohon dengan sarung, kemudian setelah olah TKP, korban di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Dari penyampaian saksi Z kasus kematian Umi Kalsum bukan kasus bunuh diri, melainkan dibunuh. Saksi Z beralasan sesuai pengalaman menangani kasus bunuh diri, ciri-cirinya pertama lidah korban pasti menjulur keluar, kedua, tangannya akan mengepal menahan rasa sakit, dan yang ke tiga mengeluarkan kotoran, namun setelah melakukan olah TKP saksi Z, tidak menemukan ciri seperti itu pada korban.

Lanjut saksi Z, alasan lain adalah, pada saat mayat korban di temukan tergantung, bekas jeratan dileher tidak sesuai dengan besarnya ukuran sarung, dimana jeratan tersebut, lebih cenderung sama dengan ukuran tali tas Korban.

Saksi F menyampaikan bahwasaya malam sebelum mayat korban di temukan, Terdakwa Darwis menelpon saksi F mengatakan bahwasanya Umi Kalsum ingin mengikutinya dimana saja dia pergi, kerjapun dia ikut, tapi tiba-tiba keesokan harinya sekitar pukul 16:00 wib, F. ditelpon dari medan kalau Umi Kalsum meninggal gantung diri.

Saksi S adalah ibu korban dalam persidangan kepada majelis hakim menyampaikan, terdakwa Darwis dia kenal dari alm Umi Kalsum sekitar bulan mei 2016, yang mengaku memiliki hubungan asmara antar mereka berdua, dan S juga menilai bahwasanya Darwis orangnya baik, tapi aslinya saya tidak tahu, tutur ibu korban.

Kuasa Hukum terdakwa Utusan Sarumaha, SH. kepada awak media mengatakan, ” bahwasanya kliennya bersih kukuh tidak melakukan pembunuhan tersebut. pihak terdakwa juga menyampaikan untuk menghadirkan saksi ahli di persidangan, akan melihat perkembangan setelah fakta persidangan, jelasnya menjawab pertanyaan awak media setelah sidang selesai.

Sidang tersebut dipimpin oleh Hakim ketua, Ending Nur Idra, SH, di bantu oleh hakim anggota yakni Egi Novita,SH, dan Reni Pitua Ambarita , SH, sementara jaksa penuntut yakni Rumondang, SH dan Sigit, SH.

A.Z

 

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top