HMSTimes - What Happened Today? Seekor Beruang Madu Mati Mengenaskan Tertabrak Mobil Dump Truck Milik Perusahaan Tambang | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Seekor Beruang Madu Mati Mengenaskan Tertabrak Mobil Dump Truck Milik Perusahaan Tambang

Seekor Beruang Madu Mati Mengenaskan Tertabrak Mobil Dump Truck Milik Perusahaan Tambang

Bangkai Beruang madu Kalimantan, yang tertabrak oleh Dump truck, salah satu perusahaan tambang.

HMSTimes.com, Ketapang – Bangkai seekor Beruang Madu ditemukan warga di lokasi lalu lintas pertambangan milik PT. Laman Mining, Satong, Kabupaten Ketapang, Minggu (5/5) lalu. Dari informasi warga tersebut, HMSTimes.com  langsung menuju ke lokasi guna menindaklanjuti dan mengecek kebenarannya, dengan melakukan investigasi, karena Beruang Madu Kalimantan termasuk hewan langka yang dilindungi.

Dari hasil investigasi awak media HMSTimes.com di lokasi, tempat dimana ditemukannya bangkai Beruang madu tersebut, merupakan perlintasan di daerah kawasan Hutan Konservasi. dimana banyak hewan termasuk beruang madu sering melintasi di area tersebut.

Dari investigasi yang dilakukan didapat informasi dan data bahwa memang benar Beruang Madu Kalimantan tersebut mati karena ditabrak salah satu kendaraan berat Dump Truck (DT) ban 10 (Sepuluh) milik perusahaan tambang.

Salah satu warga saat ditanyai menerangkan bahwa kawasan tersebut memang sering dilintasi beruang madu dan hewan-hewan langka lainnya.

“Kawasan tersebut memang sering dijumpai hewan langka yang melintas seperti Orang Utan, Tenggiling dan lainnya,” terang warga yang tak bersedia menyebutkan namanya.

Yogi seorang warga sekitar, pada hari Minggu (5/5) sekitar pukul 17:00 saat itu sedang mengendarai motor, dirinya melihat seekor Beruang Madu yang tergeletak dan kondisi tubuhnya sudah hancur.

“Pada awal saya menemukan, tampak ada bekas kendaraan berat dekat bangkai beruang madu yang sudah hancur. Mungkin diperkirakan mati tertabrak mobil DT ban 10, yang sering melintas di daerah tersebut,”katanya.

Saat Awak media HMSTimes.com mencoba untuk konfirmasi ke pihak Laman Mining, pihaknya mengaku tidak mengetahui peristiwa tersebut, dan akhirnya bersama awak HMSTimes.com  dua perwakilan Safety meninjau kelapangan dan menjumpai sisa bangkai beruang madu tersebut.

Hingga saat ini, belum ada satu pihakpun yang bertanggung jawab terhadap kematian dari Beruang Madu Kalimantan, termasuk pihak perusahaan yang salah satu kendaraan beratnya menjadi penyebab matinya Beruang Madu tersebut.

Dari kasus tertabraknya Beruang Madu yang merupakan hewan langka yang dilindungi itu, sudah dilaporkan oleh Aspandi Salah satu Pemerhati Lingkungan pada pihak Polhut dan KSDA Kabupaten Ketapang.

“Kasus ini Sudah kita laporkan Ke Pihak Polhut dan KSDA Kabupaten Ketapang, adapun lokasi tertabraknya berada di wilayah Hutan Konservasi milik PT. Kalimantan Agro Lestari, yang dilintasi jalan milik otoritas Perusahaan Tambang PT Laman Mining,” tukas Aspandi.

(A.M)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top