HMSTimes - What Happened Today? Santo Lubis, SH. Perusahaan Hengkang Dari Batam Akibat Dualisme Kepemimpinan. | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Santo Lubis, SH. Perusahaan Hengkang Dari Batam Akibat Dualisme Kepemimpinan.

Santo Lubis, SH. Perusahaan Hengkang Dari Batam Akibat Dualisme Kepemimpinan.

HMSTimes.com,Batam- Banyaknya perusahaan yang hengkang dan tutup dari Batam membuat semakin banyak pengangguran yang mencapai angka puluhan ribu. Menyikapi hal ini, Santo Lubis SH Ketua Korwil SBSI Kepulauan Riau mengomentari hal tersebut,” sesuai  data terakhir  yang kami dapat bahwasanya  PT. McDermot dan PT.Siemens memutuskan untuk mem PHK karyawannya. Hal ini melukai hati ribuan karyawan yang sangat bergantung terhadap 2 perusahaan raksasa tersebut Hal ini berimbas terhadap roda perekonomian Batam yang semakin terpuruk. Padahal seharusnya Batam yang merupakan wilayah free trade zone (FTZ) semakin menggelorakan daya saing dan membuat industri seharusnya semakin berkembang di Batam ini. Tetapi apa yang sebenarnya terjadi ? Menurut pengamatan kami dari kacamata pengurus Serikat Buruh Sejahtera Indonesia ada beberapa hal yang perlu di cermati/di review sebagai berikut :

Pertama, Tidak konsistenya Pemerintah mengakomodir pengusaha yang datang yang dapat memperkerjakan ribuan buruh sebagai karyawannya yakni akibat dualisme kepemimpinan di Batam. Hal ini jelas sangat berpengaruh dengan adanya Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Pemko Batam terkadang hanya membuat iklim perusahaan memburuk. Izin yang sangat ribet dan semuanya seakan mencengkram para pengusaha dan biaya  cost yang hilang akibat adanya “pungutan” bawah meja dalam mengurus izin-izin. Disinilah pemerintah harus berbenah diri, jangan hanya diam jika ada oknum yang bermain dalam hal perizinan. Adanya Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) tidak cukup membantu dalam mengakomodir hal-hal perizinan.

Seharusnya mengambil contoh dari negara sebelah dimana izin sangat mudah di dapat tetapi dengan syarat yang lengkap dan tidak dipersulit jika semua tidak ada masalah.

Kedua, Kenaikan gaji yang dianggap percuma jika Pemerintah Kota dalam hal ini Pemko Batam melalui dinasnya tidak mengkontrol harga-harga yang semakin melambung naik.

Istilah hari-harinya baru saja terdengar gaji UMK naik, eh kebutuhan pokok naik, uang kost naik dan hal lain sebagainya.

Ketiga, Ketidakmampuan pemerintah menjaga iklim, semakin bertambahnya perusahaan yang hengkang dari Batam dan memilih pindah di negara lain contoh vietnam, inilah yang kami maksud dengan ketidakmampuan pemerintah menjaga iklim.

Keempat, Demo Buruh. Disini akan kami jabarkan kenapa buruh harus berdemo ? Hal pertama dan terutama kami harus suarakan kepada pemerintah tolong jaga iklim dengan mengkontrol harga-harga kebutuhan pokok. Percuma gaji naik jika kebutuhan pokok lebih ‘dalam’ naiknya.

Jadikan buruh itu sebagai pekerja penerima upah layak. Tumbuhkan kondisi kerja dan mengadakan pelatihan kerja untuk membangun sumber daya manusia yang handal dengan menggunakan  Balai Latihan Kerja,  yang selama ini tidur tidak difungsikan lagi.

Di negara lain seperti Vietnam juga demo buruh selalu terjadi. Tetapi apa yang terjadi, perusahaan tetap bertumbuh dikarenakan pemerintah menjaga kebutuhan pokok dengan sangat baik. Inilah yang harus dilakukan oleh pemerintah. Mari bergandengan tangan menjaga agar semua terjadi dan berjalan dengan baik. Dan bekerjasama dengan buruh itu sangat baik jika diakomodir dengan baik pula, tutur Santo.

A.Zagoto

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top