HMSTimes - What Happened Today? "Salam Pemilu Damai" Menyambut Pesta Demokrasi | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > “Salam Pemilu Damai” Menyambut Pesta Demokrasi

“Salam Pemilu Damai” Menyambut Pesta Demokrasi

Mansur, warga yang profesinya sebagai nelayan memberikan tanggapan terkait pemilu.

HMSTimes.com, Natuna –  Menjadi sebuah perhatian, berawal dari hasil pencermatan wajah-wajah di setiap kalender, baliho, dan lain sebaginya. Menghiasi  indahnya panorama alam kabupaten Natuna. Dilintasan jalan poros dan ditempat tempat lainnya. Menyambut pesta demokrasi, Pemilu 17 April 2019. Agenda tiap 5 tahun sekali berlangsung.

Sudah di pastikan adanya perbedaan menetapkan pilihan, namun situasi keakraban rasa persaudaraan  terjaga dengan baik. Perbincangan santai tidak jauh-jauh menjurus kepada menyikapi pesta demokrasi yang akan berlangsung pada waktunya.

Sebuah gambaran seiring harapan, suasana kedamaian dapat terjaga hingga proses pemilu serentak,17 April 2019, di daerah Natuna. Berjalan sukses dengan baik, sejurus himbauan-himbaun seluruh stakeholder Penyelenggara, Pengawasan, dan Pengamanan  Pemilu.

Pemilihan umum serentak tahun 2019, sudah di depan mata tinggal menunggu hari. Momentum peradaban keanekaragaman latar belakang pekerjaan, status, kalangan dan atau lain sebagainya yang memilikii hak memilih .

Sebuah sejarah perjalanan panjang implementasi dari relevansinya jumlah partai hingga saat ini, memilikii legal standing ikut serta pada tanggal 17 April 2019, secara hukum (aturan dan peraturan pemilu yang berlaku). Sudah jelas diatur, hak masyarakat yang telah memiliki hak pilih berhak memilih dalam pemilihan umum (Pemilu).

Jelang masa pemilu identik dengan Alat Peraga Kampanye (APK) peserta pemilu. Untaian mohon doa dan dukungan tertulis di Kalender kontestan caleg  disertai foto dan tunjuk ajar cara menyoblos.

Menjamurnya baliho, ditepian jalan, spanduk dan kalender pada suatu tempat lainnya, yang sudah dipastikan memenuhi aturan dan peraturan tentang Alat Peraga Kampanye (APK). Bercermin dari penempatan fungsi dan tugas Bawaslu kabupaten dan Panwaslucam di setiap kecamatan di wilayah Kabupaten Natuna.

Mansur, seorang calon pemilih, paruh baya, kesehariannya sebagai nelayan, saat bertemu HMSTimes.com di warung kopi, menguraikan pemikirannya sehubungan baliho dan kalender yang menghiasi suasana bincang-bincang santai, terkait menyambut pesta demokrasi yang akan berlangsung pada waktunya, (30/3/2019).

Sebuah harapan makna yang terkandung dari bahasa yang disampaikan asli putra daerah Natuna ini, terkait beragam wajah yang berhubungan langsung dengan lambang partai di baliho, spanduk dan kalender, berdiri dan menempel dimana-mana. Terkhusus buat kabupaten Natuna, harapan besarnya semoga saat proses pemilu 17 April 2019, berjalan dengan baik. ”

Selaku masyarakat hanya bisa berharap, siapapun nantinya yang lolos dipesta demokrasi pemilu 17 April 2019, pada pemilu serentak tahun 2019, bahwasanya anggota dewan terpilih duduk karena suara rakyat, laksanakan amanah rakyat dengan baik, dan selaku wakil rakyat jauhi korupsi.”Beda pilihan itu demokrasi, persatuan dan kesatuan sebangsa dan setanah air harus tetap dijaga”, sembari berjabat tangan, menutup perbincangan, “Salam Pemilu Damai”. Pungkasnya.

(Abdullah Lubis)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top