HMSTimes - What Happened Today? PT.KAP Abaikan Hak Normatif Buruh | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > PT.KAP Abaikan Hak Normatif Buruh

PT.KAP Abaikan Hak Normatif Buruh

HMSTimes.com, Kayong Utara- Setelah sekian kali dilakukan sosialisasi kepada para pekerja di PT.Kalimantan Agro Pusaka (KAP),  pada hari Sabtu 15 oktober 2017 para pekerja akhirnya mendeklarasikan berdirinya kepengurusan Unit Kerja di perusahaan tempat mereka bekerja tepatnya PT.KAP yang berada di desa sungai paduan Kecamatan Telok Batang Kabupaten Kayong Utara. Menurut ketua terpilih Ikang Fauzi sudah ada 106 orang yang sudah menyatakan diri untuk bergabung dan mengisi formulir serta menyerahkan KTP.

Banyaknya permasalahan yang dihadapi oleh para pekerja selama ini menjadi alasan dan motivasi untuk bergabung dan membentuk serikat pekerja yang betul-betul independen dan mampu memperjuangkan aspirasi buruh.

Kompleknya permasalahan yang kami hadapi sudah bertahun tahun ini sejak berdirinya perusahaan perkebunan sawit di daerah kami membuat kami bingung dan merasa terancam terhadap hak-hak normatif  kami.  Di PT.KAP ini saya sudah bekerja selama tujuh tahun lebih namun status masih saja Karyawan Harian Lepas(KHL) menurut Yanto salah satu anggota yg bekerja di perusahaan tersebut.

Belum lagi masalah BPJS, Plasma masyarakat yang belum juga di serahkan.  Di PT.KAP juga jaminan keselamatan kerja (safety)  terhadap pekerja juga sangat minim sekali.

Menurut Ikang Fauzi pernah juga kawan kami yang bekerja di PT.KAP mengalami kecekakaan kerja, sakit hingga meninggal tidak mendapat perhatian dari perusahaan.

Para pekerja yang hadir saat di temui HMSTimes.com menuturkan kami sudah sepakat dan berharap dengan adanya serikat pekerja yang baru kami deklarasikan ini mampu memperjuangkan aspirasi dan hak-hak kami yang terzolimi selama ini. Sebelumnya sudah ada berdiri serikat pekerja di PT.KAP ini namun tak pernah turun untuk memperjuangkan apa yang jadi keluhan pekerja dan anggotanya, Busri salah satu pekerja menambahkan. Kami sangat kecewa dan kami tidak tau lagi kemana kami harus mengadu…?

Kami ini masyarakat kecil yang butuh keadilan dan berharap bisa memenuhi hajad hidup keluarga serta kesejahteraan, namun kami hanya bisa berpasrah pada keadaan tutupnya.

Verry liem sebagai aktivis buruh KKU  yang hadir mentampaikan bahwa hadirnya serikat buruh di perusahaan adalah dari buruh kepada buruh dan untuk buruh.

Kita harus menerapkan nilai-nilai Pancasila dan patuh pada peraturan perundang-undangan yang berlaku di negeri ini. Serikat buruh di bentuk untuk melindungi hak buruh dan memperjuangkannya. Namun perlu di ingat kami memperjuangkan hal yang benar bukan suatu yang salah dan bertentangan dengan hukum dan aturan, kita harus menjalin kerjasama yang baik agar produktivitas dan etos kerja juga baik agar tercapai tujuan bersama yakni terwujudnya masyarakat buruh yang sejahtera berprikemanusiaan serta berkeadilan sosial seperti yang tercantum dalam falsafah pancasila,  sila kedua dan kelima, tutup Verry.

Ali.M

Editor : A.Z

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top