HMSTimes - What Happened Today? PT.Goldhill Industries Batam, Diseret ke PHI Oleh Mantan Karyawannya | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > PT.Goldhill Industries Batam, Diseret ke PHI Oleh Mantan Karyawannya

PT.Goldhill Industries Batam, Diseret ke PHI Oleh Mantan Karyawannya

Kuasa hukum Pekerja (Fitri.W. SH) dan perusahaan (Rudianto) saat sidang di PHI Tanjungpinang.

HMSTimes.com, Tanjungpinang- Perkara hubungan industrial yang bergulir hingga ke pengadilan hubungan industrial (PHI) kota Tanjungpinang,  setelah kandas dari mediasi yang telah ditempuh, baik mediasi dengan bipartit, maupun tripartit, antara PT.Goldhill Industries yang beralamat di Executive Industrial Park, Belian, Batam Kota, Kota Batam, Kepulauan Riau, dengan mantan karyawannya Wira Canra Buulolo.

Sidang perkara dengan no : 9/Pdt.Sus-PHI/2019/PN.Tpg yang dihadiri oleh para pihak antara lain, pihak penggugat (pekerja) diwakili oleh Fitri Wulandari, SH, Salah Satu Tim Kuasa Hukum Pekerja, sementara pihak tergugat (PT.Goldhill Industries) di wakili oleh Rudianto selaku kuasa hukum PT.Goldhill Industries, Rabu (20/3/2019)

Diawal sidang ketua majelis yang memimpin sidang, terlebih dahulu mengecek legal standing (syarat keabsahan) penggugat, maupun tergugat, untuk mengikuti sidang. Setelah mengecek legal standing para pihak, ketua majelis memutuskan untuk menunda sidang dan dilanjutkan minggu depan tanggal 27 maret 2019, disebabkan pihak perwakilan tergugat tidak bisa menunjukan  akta asli perusahaan, sementara pihak perwakilan penggugat, kekurangannya berita acara sumpah (BAS) advokat asli, Kata kuasa hukum pekerja kepada HMSTimes.com, setelah sidang selesai.

Kuasa hukum pekerja juga menambahkan bahwa dalam sidang tersebut, hakim menyampaikan kepada kuasa hukum PT.Goldhill Industries agar lebih proaktif dalam proses mediasi. Kuasa hukum pekerja juga menyampaikan bahwa pihak penggugat masih memberikan kesempatan bagi tergugat untuk melakukan perundingan untuk mendapatkan solusi yang baik. Jelas Fitri.

Sebelumnya pihak tergugat sudah memberikan tawaran solusi dengan penggugat, namun pihak penggugat tidak menerima tawaran tersebut dan lebih memilih menempuh jalur pengadilan hubungan industrial.

Diketahui bahwa sebelumnya pekerja atas nama Wira Canra Buulolo bekerja di PT.Goldhill Industries sebagai operator, namun ada regulasi yang tidak sesuai undang-undang yang diterapkan oleh perusahaan.

Majelis hakim yang memimpin sidang tersebut Guntur Kurniawan, SH. dan dibantu oleh dua orang hakim ad hoc PHI  yaitu, Suhadmadi, SH dan Yasokhi Zalukhu, SH.

(A.Z)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top