HMSTimes - What Happened Today? Pondasi Pagar Masjid Dan Tembok Pagar Rumah Warga di Kelurahan Sungai Langkai Rusak, Dampak Proyek Drainase Dinas Perkim Batam | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Pondasi Pagar Masjid Dan Tembok Pagar Rumah Warga di Kelurahan Sungai Langkai Rusak, Dampak Proyek Drainase Dinas Perkim Batam

Pondasi Pagar Masjid Dan Tembok Pagar Rumah Warga di Kelurahan Sungai Langkai Rusak, Dampak Proyek Drainase Dinas Perkim Batam

Masjid Baabul Jannah, Sungaiu Langkai

HMSTimes.com, Batam – Pengerjaan proyek Drainase oleh dinas Perkim (perumahan rakyat dan kawasan permukiman) Kota Batam di Kecamatan Sagulung tepat nya di Perumahan Griya Batuaji Asri Tahap VI di Wilayah RW 20 kelurahan Sungai langkai kota Batam, menimbulkan dampak kerusakan pada Pondasi pagar dan tembok pagar beberapa unit rumah warga. Dari pantauan HMSTimes.com dilokasi  tempat pengerjaan proyek tersebut, terlihat Pondasi pagar Masjid yang rusak dan  tembok pagar beberapa rumah warga. Tanah galian drainase yang belum diangkut, puing –puing tembok dan pagar menumpuk bersama tanah galian Drainase, sehingga mengganggu akses kendaraan warga.

Yenni (53) salah seorang Ibu rumah tangga yang  teras dan tembok rumahnya rusak karena dampak pembuatan drainase, saat ditemui HMSTimes.com di kediaman nya di Griya Batuaji Asri senin, (5/11/2018) mengatakan bahwa Dia kecewa dengan kontraktor yang mengerjakan proyek pembuatan Draines yang menimbulkan kerusakan pada rumah nya.

“Saya kecewa pak sama Dinas dan kontraktor yang mengerjakan draines ini, jadinya  tembok pagar dan atap teras rumah saya rusak” kesal Yenni.

Yenni berharap agar secepatnya pihak dinas Perkim dan kontraktor mengganti kerusakan rumah, diperbaiki seperti semula.

Masih di waktu yang tidak berbeda Sugiatno Ketua RW 20 kepada HMSTimes.com saat ditemui dikediamannya di RW 20 menerangkan bahwa pengerjaan proyek Drainase ini sudah berjalan lebih kurang 1 (satu) bulan. kontraktor yang mengerjakan pekerjaan drainase adalah CV.Arta Raja Suma. Terkait pelaksanaan pekerjaan Drainase yang menimbulkan kerusakan pada Pondasi pagar dan tembok pagar serta rumah warga sudah dirapatkan bersama Dinas Perkim, Konsultan, Kontraktor dan perwakilan warga. ”Kamis, (1/11/2018) kami baru rapat pak dan sampai sekarang belum bisa direalisasikan, Tidak ada plang proyek dan proyek sudah berhenti selama 2 (dua) minggu ” Ungkap Sugiatno.

Sugiatno selaku  RW 20 berharap Dinas Perkim dan kontraktor segera merealisasikan ganti rugi (diperjelas) terhadap bangunan yang rusak akibat pembuatan Drainase, permasalahan pengerjaan proyek drainase juga segera dikerjakan karena dengan adanya tumpukan tanah di jalan terjadi menyempitan jalan dan mobil sampah tidak bisa masuk.

Sampai berita ini di unggah Dinas Perkim dan Kontraktor yang mengerjakan proyek pembuatan Drainase tersebut belum dapat di hubungi.

(MR)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top