HMSTimes - What Happened Today? Permainan Gelper itu sudah Merusak Tatanan dan Moral Masyarakat Batam | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Permainan Gelper itu sudah Merusak Tatanan dan Moral Masyarakat Batam

Permainan Gelper itu sudah Merusak Tatanan dan Moral Masyarakat Batam

 

HMSTimes.com, Batam – Setelah pemberitaan yang berjudul “judi sudah ada di GELPER”, yang nara sumbernya Akhmad Rosano Pengurus Perkumpulan Assosiasi Pengusaha Game Eloktronik Anak – anak dan Keluarga, yang langsung ditanggapi masyarakat yang perduli dengan aklak dan moral masyarakat Batam.

Sebut saja Miss D, melalui pembicaran lewat Telepon dianya mengatakan, bahwa Gelanggang Permainan (GELPER) sudah merusak Tatanan dan Moral masyarakat Batam, GELPER itu sangat merusak semua tatanan masyarakat, biarpun itu dikatakan Gelanggang permainan, yang jelas itu, sudah tidak lajim lagi.

Saya sangat terpukul melihat orang – orang yang ada di dalam ruangan GELPER itu, saya selama ini tidak percaya apa yang dikatakan orang, bahwa GELPER itu sudah merusak dan merasuki orang – orang yang gila judi, saya katakan itu, apapun namanya itu, permainan kalau ada orang (pemain) mengharapkan sesuatu dari arena permainan itu sudah jelas judi, itu tidak bisa dipungkiri lagi, sudah jelas itu judi.

Yang jelas permainan yang diarena GELPER itu, sudah jelas permainan terlarang, apalagi saya sewaktu ketempat GELPER tersebut saya terkejut melihat suasana yang tidak lajim, saya mendapati ada beberapa orang ibu – ibu yang pakai jilbab duduk didalam GELPER, saya tidak tahu apakah mereka mau main GELPER atau Sudah Selesai main GELPER, saya seorang Muslim terharu melihat perangai ibu – ibu itu, yang sudah mencemarkan Agama Islam, ada apa mereka di dalam ruangan GELPER itu, saya miris melihatnya, kalau tidak percaya photonya sudah saya kirim ke Redaksinya hmstime.com, bisa dilihat dan dicermati.

Saya mengharapkan aparat penegak hukum terutama pihak Kepolisian bekerjalah untuk menertifkan semua permainan GELPER tersebut, jangan sampai banyak memakan korban, karena agama sudah mengharamkan semua permainan yang memasang taruhan dan mengharapkan hasil dari permainan itu, harapnya.

Ketika hal permainan GELPER ini sudah mulai disorot masyarakat, Jonni Pakkun, menepis semuanya itu, “saya tidak ada mengurusi GELPER lagi”, coba ditanya sama pak Rosano, demi Tuhan, saya tidak ada mengelolah gelper, kalau masalah di Akte memang saya akui nama saya masih ketua Assosiasi, namun sudah ada ketetapannya bahwa ketua sekarang sudah di jabat pak Rosano, jadi saya tidak ada lagi didalam struktur kepengurusan, jadi sudah jelas, saya tidak bertanggung jawab lagi kalau ada masalah.

Jefri Pasaribu/Redaksi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top