HMSTimes - What Happened Today? Penantian Masyarakat Serantas Jalan Lingkar Kecamatan? | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Penantian Masyarakat Serantas Jalan Lingkar Kecamatan?

Penantian Masyarakat Serantas Jalan Lingkar Kecamatan?

Ketua BPD desa Serantas Muhammad Nazari

HMSTimes.com, Natuna- Penuturan masyarakat di lokasi desa Serantas dari berbagai kalangan, bincang-bincang  dengan awak media HMSTimes.com. Disalah satu rumah warga, (28/10/2018). Tidak mau namanya ditulis. Hasil kesimpulan dari Perbincangan, informasi terhimpun, kebutuhan masyarakat desa Serantas yang mendasar dan dianggap sangat penting. Yaitu penantian terhadap jalan lingkar Kecamatan.

Jalan lingkar, menurut warga Serantas merupakan segala akses, sangat dibutuhkan  masyarakat. Menghubungkan desa serantas dengan desa Tanjung Batang. Manfaat jalan lingkar Kecamatan menurut warga dapat membuka segala bidang. Meningkatkan usaha, jalan menuju kebun masyarakat yang berada disepanjang jalan lingkar.

Selaras harapan masyarakat, Ketua BPD desa Serantas Muhammad Nazari membenarkan hal itu. Ketika dikonfirmasi di kediamannya,(28/10/2018).

Dirinya mengatakan desa Serantas sudah diperhatikan oleh pemerintah daerah dan pemerintahan pusat. Seiring Nawacita Bapak Presiden Joko Widodo membangun di daerah perbatasan. Tower Telkomsel sudah berdiri meskipun belum ada akses Internet. Desa Serantas juga sudah terang benderang dengan telah terealisasinya daya listrik PLN, dan akan kebutuhan air juga sudah terpenuhi, bersumber dari air gunung.” Masyarakat Serantas mengucapkan terima kasih.”

Menurut Nazari Pembukaan akses jalan lingkar antara desa Tanjung Batang dengan desa Serantas pada tahun 2007. Telah dilaksanakan pematangan badan jalan. 11 tahun berjalan namun progresing berhenti, belum dibangun bangun. Jalan menjadi tanah berlumpur kala hujan turun, kondisi sangat membahayakan Masyarakat kedua Desa (Desa Tanjung Batang – Desa Serantas). Lebar jalan semula 8 meter, panjang sekitaran lebih kurang 6 KM, sekarang kondisi ruas jalan mengecil berukuran 50 CM, akibat ditumbuhi semak ilalang dan tunas-tunas kayu.

“Pernah sudah dibawa ke musrenbangdes dan musrenbangcam, kelangsungan permohonan pembangunan. Tapi mentah hingga sampai saat ini. Tidak tahu  kenapa?.” Besar harapan masyarakat desa Serantas berjumlah 170 KK dengan rincian sekitaran 600 jumlah penduduk. Penantian pembangunan jalan lingkar Kecamatan dapat terwujud. Sebagaimana fungsi infrastruktur, asas manfaat, sangat dibutuhkan masyarakat desa Serantas. Guna meningkatkan segala sektor, berhubungan langsung dengan peningkatan sosial ekonomi masyarakat.” Jelasnya Nazari.

(Lubis)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top