HMSTimes - What Happened Today? Marina Mulai Di Kepung Banjir Akibat Kurangnya Perhatian Pemerintah | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Marina Mulai Di Kepung Banjir Akibat Kurangnya Perhatian Pemerintah

Marina Mulai Di Kepung Banjir Akibat Kurangnya Perhatian Pemerintah

 

HMSTimes.com,Batam- Warga Batam beberapa hari terakhir diguyur hujan secara terus menerus, namun disejumlah titik dipelosok kota Batam terlihat banyak titik banjir yang menggenangi pemukiman warga serta akses  lalulintas, disebabkan  tidak berfungsinya drainase karena tumpukan sampah/endapan lumpur sehingga tidak  mampu menampung volume air hujan yang datang, seperti Simpang Dam Muka Kuning.

Tetapi ada salah satu  titik banjir didaerah Marina kelurahan Tanjung Riau Kecamatan Sekupang yang disebabkan bukan karena proses alam, tetapi karena ulah warga. titik Banjir ini terdapat seputaran perumahan Graha Namarina dan Graha Mas, jalan raya yang membelah kedua perumahan itu  setiap hujan paling lama 1 jam air akan meluap kejalan raya. Banjir yang menjadi langganan warga setempat disebabkan oleh adanya aktivitas peternak yang berternak sapi dipinggir jalan raya. Dan untuk akses mereka, pemilik peternak tersebut menimbun daerah seputaran berupa kolam yang diperuntukan  tempat penampungan air untuk mencegah banjir. Nah dengan aktivitas ini, rupanya banyak warga dari luar  yang ikut-ikutan membuat rumah liar (RULI)  pinggir jalan persis dikolam penampungan air dengan cara menimbun area kolam tersebut, kemudian membangun  usaha diatasnya.

Ahmad warga perumahan Graha Namarina kepada HMSTimes.com mengatakan 2 tahun yang lalu sebelum ada aktivitas ternak itu serta rumah warga yang menimbun kolam itu, daerah ini baru banjir kalau hujan datang diatas 4 jam secara terus-menerus, kemudian ternak sapi itu sangat mengganngu kami warga seputaran sini karena aroma bau menyengat sangat terasa apalagi angin berhembus dari arah Graha mas.

Ketika HMSTimes.com mengkonfirmasi mengenai hal ini kepada Lurah Tanjung Riau Salmadi, SE mengatakan bahwasanya pihak kelurahan beserta RT / RW setempat sudah melarang untuk tidak mendirikan banguna diarea tersebut, apa lagi posisinya pas di bawah sutet yang memiliki tegangan tinggi, tapi kalau memang ada bangunan baru disitu berarti permainan RT/RW setempat.

Satpol PP kecamatan dan Satpol PP kota sudah memperingati secara lisan Ruli yang ada diseputaran Marina termasuk kebun sayur Marina untuk tidak mendirikan bangunan baru dan bangunan lama akan di tertibkan. tutur Lurah lagi.

Dari pantauan HMSTimes.com, sepanjang pinggir jalan yang menjadi titik banjir masih banyak warga yang  menimbun untuk mendirikan bangunan, harapan  warga supaya ini menjadi perhatian pemerintah kota Batam, supaya area tersebut bebas dari banjir.

A.Zagoto

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top