HMSTimes - What Happened Today? Mangatur Nainggolan ; "Bupati Simalungun JR Saragih belum layak Jadi SUMUT 1 " | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Mangatur Nainggolan ; “Bupati Simalungun JR Saragih belum layak Jadi SUMUT 1 “

Mangatur Nainggolan ; “Bupati Simalungun JR Saragih belum layak Jadi SUMUT 1 “

HMSTimes.com, Batam- Bupati Simalungun Dr. Jopinus Ramli (JR) Saragih SH MH, telah resmi di usung oleh partai Demokrat sebagai calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut 1) untuk bertarung dalam pemilihan Kepala Daerah  (Pilkada) Sumatera Utara tahun 2018 ke depan. Bermuaranya pilihan Partai Demokrat ke JR Saragih, sudah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan dari Partai pengusung.

Namun keputusan partai Demokrat tersebut menimbulkan pro dan kotra di masyarakat Simalungun sebagai dinamika politik.

Mangatur Nainggolan SE.SH.MM ( Advokat/Sekjend DPP Solidaritas NKRI), yang juga merupakan putera daerah Simalungun kepada HMSTimes.com menyampaikan pendapatnya terkait Calon SUMUT 1  (JR Saragih) yang di usung oleh Partai Demokrat tersebut,

” Menurut pandangan saya (Mangatur Nainggolan ), JR Saragih sulit terpilih menjadi Gubernur SUMUT, alasannya, rusaknya jalan di berbagai daerah bukti kurang efektifnya penggunaan APBD Simalungun, terbatasnya anggaran juga salah satu alasan  bahwa JR Saragih yang bergelar Doktor  kurang piawai dalam menggiring Dana Alokasi Khusus dari pemerintah Pusat ke Kabupaten Simalungun ” Padahal infrastruktur jalan dan Irigasi di Kabupaten Simalungun rusak Parah.

Sebagai contoh irigasi di desa Bah Jambi II Kecamatan Tanah Jawa hancur sehingga sekitar 550 hektar sawah mengalami kekeringan dan ribuan rakyat menderita, namun JR Saragih belum mampu mengatasi. Sampai saat ini belum ada tanda-tanda diperbaiki, bahkan kerusakan sudah semakin memanjang, yang menjadi pertanyaan, mungkinkah JR Saragih bisa mengatasi masalah di SUMUT yang begitu kompleks dan luas, sedangkan masalah irigasi dan jalan di tingkat kecamatan saja belum bisa selesai ? Inilah salah satu alasan saya menyatakan JR Saragih belum layak jadi Gubernur dan sulit terpilih.

Kemudian cukup banyak isu negatif yang belum  dijawab Pak JR Saragih  diantaranya masalah Guru Honorer terlambat gajian dan pegawai medis Honorer yang belum gajian serta pengangkatan Honorer jadi PNS yang tidak transparan. tingginya mutasi/pergantian kepala sekolah, pembangunan infrastruktur yang tidak seimbang antara Simalungun atas dan bawah, bahkan penataan pariwisata di Parapat juga hampir belum ada perubahan, jelas Mangatur.

Selain itu berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) secara Nasional, Kabupaten Simalungun di urutan 337 dari 395 Kabupaten kota se Indonesia. Cukup memalukan untuk gelar Doktor yang disandangnya dan semakin meyakinkan bahwa JR Saragih belum layak jadi Gubernur SUMUT. tutupnya.

A.Z

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top