HMSTimes - What Happened Today? Limbah Sawit Dari PT Jalin Vanio Berceceran Dan Mencemari Aliran Sungai. | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Limbah Sawit Dari PT Jalin Vanio Berceceran Dan Mencemari Aliran Sungai.

Limbah Sawit Dari PT Jalin Vanio Berceceran Dan Mencemari Aliran Sungai.

HMSTimes.com Kayong Utara –  Banyaknya Keluhan masyarakat di Desa Batu Barat terhadap limbah yang berceceran di sepanjang suingai terkesan di abaikan.

Limbah yang berasal dari  PT Jalin Vanio (JV)  sudah sering di keluhkan oleh masyarakat setempat, dimana perusahaan Sawit yang berada di wilayah kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara tersebut tidak menghiraukan apa yang di adukan oleh masyarakat setempat.

Limbah yang di angkut melalui sungai mata mata itu  banyak di temukan tumpah limbah berceceran di sepanjang sungai, dan jelas mencemari air sungai itu.

Zulfikri munandar salah satu masyarakat desa Batu Barat yang juga Aktivis buruh sudah berkali kali berkordinasi kepada pihak pihak terkait di desa mengenai adanya pencemaran yang berasal dari limbah PT JV, namun tidak pernah di tanggapi.

Menurut Zulfikri Perusahaan JV sering kali mengabaikan hak hak dan kepentingan masyarakat dan buruh yang bekerja di perusahaan itu, ia merasa heran kenapa hal itu di biarkan begitu saja dan tidak ada tindakan dari dari pihak berwenang.

”  Saya sudah sering berkordinasi kepihak desa tentang adanya pencemaran lingkungan yang terjadi,  sering kali  limbah itu  tumpah ke sungai  dan berceceran di jalan tapi tak pernah di perhatikan dan terkesan di biarkan,” ucap Zulfikri.

Selain itu PT JV juga tidak transparan dalam pengalokasian dana CSR yang merupakan kewajiban yang mestinya di gunakan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat setempat di mana perusahaan tersebut beroprasi.

Salah seorang pekerja di PT JV yang tak mau di sebutkan namanya  juga menuturkan bahwa ada beberapa pekerja yang sudah lanjut usia namun masih aktiv belerja,  padahal mereka sudah waktunya untuk pensiun.

” saya kasihan melihat pekerja yang sudah lanjut usia di mana mereka di sisa usia nya  yang seharusnya  sudah pensiun namun masih terpaksa harus bekerja,  mereka sebetulnya sudah tak mampu lagi bekerja  namun karena tuntutan ekonomi memaksakan diri, ” tutur pekerja tersebut.

Miris memang melihat keadaan di PT JV ini banyaknya keluhan dari masyarakat dan buruh  atau pekerja namun kurang di perhatikan. Lebih lanjut Zulfikri menambahkan

” para pekerja yang sudah lanjut usia  itu tetap bekerja demi bertahan hidup, namun belum ada inisiatif dari pihak Managemen JV untuk mempensiunkan mereka, mereka yang sudah renta yg sudah berusia di atas 60 tahun tak tau bagaimana nasib nya, dan permasalahan limbah itu sudah sangat serius entah sampai kapan ada perhatian, kami berharap pihak pemerintah dalam hal ini Pemkab Kayong Utara segera menegor dan memberikan sanksi terhadap perusahaan yang nakal,”  ujar Zulfikri.(25/11/2017)

Ali.M

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top