HMSTimes - What Happened Today? Ketua DPRD Tersangka, Tim Penyidik Kejari Sebut Ada Kemungkinan Tersangka Lain | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Ketua DPRD Tersangka, Tim Penyidik Kejari Sebut Ada Kemungkinan Tersangka Lain

Ketua DPRD Tersangka, Tim Penyidik Kejari Sebut Ada Kemungkinan Tersangka Lain

Tim penyidik kejaksaan negeri Ketapang memberikan keterangan kepada awak media.

HMSTimes.com, Ketapang – Tim Penyidik Kejari Sebut  ada kemungkinan Tersangka Lain pasca ditetapkannya status tersangka yang melibatkan Ketua DPRD Ketapang.

Sebelumnya penetapan tersangka atas Ketua DPRD Ketapang berinisial HMU yang disampaikan secara langsung oleh Tim Penyidik Kejari yang di ketuai oleh Monita S.H, M.H dalam Press Realease di Aula Kantor Kejari Selasa(13/8/2019).

Penetapan status HMU  sebagai tersangka yang di duga kuat telah menerima gratitifikasi dan penyalahgunaan wewenang terhadap pokok pikiran dirinya sebagai Anggota DPRD  pada tahun anggaran 2017 dan 2018 lalu.

Dikatakan  Monita, S.H, M.H bahwa penetapan Ketua DPRD Ketapang sebagai tersangka telah melalui berbagai rangkaian penyidikan terkait adanya dugaan kasus gratifikasi dan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan HMU atas pokok pikiran atau aspirasi tersangka pada tahun anggaran 2017 dan 2018 dibeberapa SKPD dan pihak lainnya.

Dihadapan awak media tim penyidik Kejari mengatakan kalau tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya, dimana saat ini pihak pihak terkait masih dimintai keterangan sebagai saksi.

” Ada beberapa pihak yang memberikan, sekarang ini sedang dalam proses penyidikan, jadi masih ada kemungkinan perkembangan terbaru. Jadi untuk saat ini kita hanya memberikan informasi bahwa menurut kami satu orang ini sudah cukup alat bukti untuk dinaikan statusnya dari saksi menjadi tersangka,” terang tim penyidik Pada Rabu 14/8/2019

Lebih lanjut diterangkannya, “Untuk siapa, yang memberikan kemudian pihak-pihak terkait lainnya, itu berkemungkinan nanti untuk pengembangan penyidikan, untuk saat ini kami belum bisa menjelaskan secara detil, “lanjutnya.

Tim penyidik saat ini sedang melakukan pengembangan penguatan bukti bukti.

“Kita sedang melakukan pengembangan untuk penguatan bukti-bukti, kita belum melakukan penyitaan terhadap barang bukti, kita masih melakukan pendalaman terhadap itu. Berdasarkan bukti awal kita sudah memegang setidaknya dua alat bukti sehingga keluarlah surat sprint penetapan sebagai tersangka,” jelas Agus tim penyidik.

Diungkapkan Monita, S.H, M.H  “HMU diduga telah menerima uang gratifikasi dengan total keseluruhan lebih dari 4 Miliar  yang berasal dari 10 – 20 persen dari hasil pekerjaan dari pokok pikirannya,” ungkap Monita.

Saat ditanya keberadaan HMU, tim penyidik mengatakan bahwa tersangka saat ini sedang berada di luar kota dan diketahui sedang sakit.

(A.M)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top