HMSTimes - What Happened Today? Kepala DLH Natuna : Kami Belum Ada Wewenang Mengenai Limbah B3 Puskesmas Serasan | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Kepala DLH Natuna : Kami Belum Ada Wewenang Mengenai Limbah B3 Puskesmas Serasan

Kepala DLH Natuna : Kami Belum Ada Wewenang Mengenai Limbah B3 Puskesmas Serasan

Wan Aspparudin, kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Natuna.

HMSTimes.com, Natuna – Penomena limbah B3 sangat menakutkan jika disandingkan dengan seluruh aturan dan peraturan yang berlaku, baik itu Undang Undang Nomor 27 Tahun 2017 dan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) Undang Undang Nomor 32 tahun 2009 Pasal 1 ayat (2), dengan dikuti sanksi yang tegas dan jelas, ketentuan pasal sanksi Pidana pasal 97-123, salah satunya pasal 103.

Hal ini diakui, tidak ditampik, dan tidak dibantah oleh kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Wan Aspparudin, ketika dikonfirmasi, (7/7/2019), diruangan kantornya.

Limbah B3 harus dilakukan penangan dan pengelolaannya, sesuai norma dan atau sebagaimana yang terkandung dalam izin, jika izin sudah dimiliki.

Mengingat dan menimbang pada konteks Perlindungan dan Pngelolaan Lingkungan Hidup yang sistematis dan terpadu. Hal ini sangat serius menjadi perhatian bagi kalangan atau kegiatan yang menghasilkan limbah B3.

Berbicara temuan limbah B3 di Puskesmas Serasan, terkait (PPLH), objek-objek limbah B3 yang terdapat di tong sampah. Temuan HMSTimes.com, objek-objek limbah B3 yang tidak dilakukan pemisahan antara satu dengan yang lainnya, telah menyalahi aturan.

“Menyalahi norma aturan dan peraturan tentang penanganan dan pengelolaan Limbah B3, dapat dipidana.” Katanya Wan Aspparudin.

Dirinya juga menyoroti penjelasan Kepala Puskesmas Serasan, Syaripah Annisa, yang mengatakan limbah B3 dibakar karena tidak ada mesin Incenarator. “Pembakaran objek limbah B3 sesuai ketentuan norma aturan dan peraturan yang berlaku harus mengantongi izin, dikeluarkan oleh kementerian, Gubernur, Bupati/Walikota .

“Seharusnya pembakaran dilakukan di RSUD Natuna yang telah memiliki Incenarator tersebut.” Jelasnya Wan Asparudin.

Dalam hal masalah limbah B3 di Puskesmas Serasan saat ini, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Natuna, tidak bisa masuk atau mencampurinya. Puskesmas Serasan yang telah berdiri sebelum menjadi kabupaten, belum juga memiliki UKL/UPL dan DPLH.

Jika Puskesmas Serasan sudah memiliki UKL/UPL dan DPLH, pihak DLH secara aturan dan peraturan, akan melakukan kajian, evaluasi dan koreksi terkait laporan-laporan yang telah mereka laporkan kepada kami pihak Dinas Lingkungan Hidup.

“Mengenai laporan teknis dan progres penanganan dan pengelolaan limbah B3 sebagaimana semestinya. ” Sangat kita sayangkan hingga sampai saat ini Puskesmas Serasan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, belum memiliki UKL/UPL dan DPLH.

Masalah yang terjadi saat ini menjadi tanggungjawab dan domain sepenuhnya Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna.” Jelasnya Wan Aspparudin, memberikan pemahaman kepada HMSTimes.com.

(Abdullah Lubis)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top