HMSTimes - What Happened Today? Kapal Pesiar MS. Silver Discoverer, Bawa 80 Wisatawan Manca negara Kunjungi Desa adat Bawomataluo | HMSTIMES
You are here
Home > HMSTravel > Destinations > Kapal Pesiar MS. Silver Discoverer, Bawa 80 Wisatawan Manca negara Kunjungi Desa adat Bawomataluo

Kapal Pesiar MS. Silver Discoverer, Bawa 80 Wisatawan Manca negara Kunjungi Desa adat Bawomataluo

 

Kades Bawomataluo, Hans Marthin Wau, SE

HMSTimes.com, Nias Selatan- Desa adat Bawomataluo yang terletak dikecamatan Fanayama kabupaten Nias Selatan-Sumatera Utara kedatangan tamu, rombongan  wisatawan Mancanegara  sekitar 80 orang dengan menumpang kapal pesiar MS. Silver Discoverer berbendera Bahamas yang berlabuh di Pelabuhan Teluk Dalam, Senin pagi, (17/09/2018).

Kunjungan rombongan wisatawan seperti  ini bukan yang pertama kali di Desa Bawomataluo, tapi jauh sebelumnya sudah ada beberapa kali rombongan wisatawan Mancanegara mengunjungi Bawomataluo, kata T.Manao salah satu waraga desa Bawomataluo Kepada HMSTimes.com Via telpon.

Kunjungan saat ini merupakan bentuk upaya kerjasama antara pemerintah daerah melalui Dinas pariwisata Nias Selatan dengan Tiara Tour Indonesia, selaku penyedia jasa travelling yang memboyong para wisatawan ke desa adat Bawomataluo yang rupakan salah satu desa cagar budaya Nasional serta calon desa budaya warisan dunia. Katanya.

Kedatangan para wisatawan ini disambut hangat oleh seluruh elemen masyarakat masyarakat desa dengan menampilkan atraksi budaya seperti Tari perang (faluaya), tari mogaele (tari penyambutan tamu dengan menyuguhkan sekapur sirih) dan atraksi lompat batu yang merupakan ikon Nias.

PJ kepala Desa (kades) Bawomataluo Hans Marthin Wau, SE  kepada HMSTimes.com Via telpon menyampaikan bahwa, para wisatawan merasa kagum dengan peninggalan leluhur masayarakat desa Bawomataluo yang hingga kini masih bisa disaksikan oleh siapapun yang berkunjung disana. Mereka berharap agar semua peninggalan tersebut seperti batu megalitik, rumah adat besar yang sudah berumur ratusan tahun, dll. bisa dijaga dan dilestarikan.

Lanjut Kades menyampaikan bahwa, dengan masuknya para wisatawan mancanegara ini, diharapkan untuk memberdayakan guide-guide lokal agar lebih maksimal dalam menyampaikan, menceritakan situasi, sejarah dll yang berkaitan dengan objek wisata didesa Bawomataluo, dan hal ini sudah disampaikan kepada kepala dinas pariwisata Nias selatan, Aggreani Dachi, agar  memberikan edukasi dan pelatihan untuk memberdayakan guide lokal di Bawomataluo. katanya.

Saat ini ada 4 orang guide yang ada di desa Bawomataluo, tapi masih butuh pelatihan yang maksimal agar bisa berkontribusi sesuai harapan.

Hans, melalui program-program yang telah digagas berkomitmen memberdayakan potensi yang ada didesa Bawomataluo, agar tidak ketinggalan dengan desa-desa wisata lainnya, apa lagi gelar desa desa cagar budaya nasional yang disandang oleh desa Bawomataluo dan bisa meningkat menjadi desa warisan dunia. Dia juga berharap agar seluruh masyarakat desa bisa bekerjasama, menjaga, melestarikan semua yang ada di desa Bawomataluo. tutupnya.

(A.Zagoto)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: