HMSTimes - What Happened Today? Budiman Sihombing : Minimnya Informasi Dari Daerah Menjadi Kendala Dalam Memajukan Industri Pariwisata | HMSTIMES
You are here
Home > HMSTravel > Destinations > Budiman Sihombing : Minimnya Informasi Dari Daerah Menjadi Kendala Dalam Memajukan Industri Pariwisata

Budiman Sihombing : Minimnya Informasi Dari Daerah Menjadi Kendala Dalam Memajukan Industri Pariwisata

ketua bidang sumber daya manusia DPD Himpunan Pramuwisata (HPI), Provinsi Kepri, Budiman Sihombing.

HMSTimes.com, Natuna- Sumber informasi adalah  harapan besar bagi biro perjalanan, untuk kepentingan hitung-hitungan yang matang, terkait dana yang harus dikeluarkan oleh para calon wisatawan ke suatu daerah.

Betapa penting dan perlunya  kordinasi pihak steakholder instansi yang  terkait dalam  hal ini dinas pariwisata yang berada di suatu daerah. Demi kemajuan industri pariwisata daerah  itu sendiri. Ungkap ketua bidang sumber daya mausia, DPD Himpunan Pramuwisata  (HPI), Provinsi Kepri, Budiman Sihombing, sekaligus pemilik Travel Agent RICH TOUR & TRAVEL

Informasi juga merupakan suatu hal penting untuk menyikapi prinsip kerja saling peduli antara pelaku usaha swasta dibidang biro perjalanan khususnya dalam hal ini, dengan steakholder  dinas pariwisata sebagai lembaga pemerintahan.

Minimnya  informasi bagi biro perjalanan (Pelaku Usaha Pariwisata), dari  suatu daerah, menjadi hambatan dalam menentukan segala hal. Baik informasi lingkungan, informasi transportasi, informasi faktual harga tiket dan informasi peta daerah dalam bentuk elektronik maupun manual yang bisa diakses wisatawan di daerah tujuan, dan serta kemampuan memberikan informasi sejarah daerah itu sendiri.” Jelas Budiman melalui pesan elektronik,(16/11/2018).

Minimnya informasi dari daerah sangat memengaruhi sulitnya pemasaran kepada calon wisatawan.

Ketersediaan informasi merupakan  kata kunci untuk mempromosikan suatu daerah guna menarik animo para wisatawan  berkunjung. Tidak bisa terpisahkan peran serta komunikasi kedua belah pihak, antara pelaku usaha dan steakholder di daerah. Bersinergitas untuk memajukan sektor pariwisata.

“Ketersediaan informasi  di daerah sangat diharapkan oleh para pelaku usaha pariwisata yaitu biro-biro perjalanan,yang saat  ini dianggap minim.

Pemerintah daerah melalui dinas pariwisata sudah seharusnya berperan aktif, baik secara digital,elektronik,medsos,dan atau mengundang para pelaku usaha parawisata  atau biro-biro Perjalanan wisata, dalam bentuk forum-forum atau seminar. Salah satu langkah efisien dalam meningkatkan gelombang kunjungan wisatawan pada umumnya di daerah,wilayah provinsi kepri.” Jelasnya.

“ Sebuah harapan kepada pemerintah daerah, agar supaya mempersiapkan infrastruktur dan melatih sumber daya manusia (SDM), matang mengelola surga wisata yang tersembunyi. Sehingga khalayak umum (Wiasatawan Nusantara dan Wisatawan Mancanegara), boleh mengetahui dan mudah dijangkau.

Serta mempersiapkan management keselamatan (SAFETY), merupakan suatu kebutuhan saat  wisatawan berwisata  ke suatu daerah. Sehingga bisa membuka lapangan kerja baru, menambah pendapatan daerah (PAD), serta perputaran (Economic Challenges) kedepan semakin naik dan membaik.” Tutup Budiman Sihombing.

(Lubis)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: