HMSTimes - What Happened Today? Warga Tembesi Buat Laporan Ke Polisi Atas Tindakan Premanisme Pihak PT.Gloria Poin | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Warga Tembesi Buat Laporan Ke Polisi Atas Tindakan Premanisme Pihak PT.Gloria Poin

Warga Tembesi Buat Laporan Ke Polisi Atas Tindakan Premanisme Pihak PT.Gloria Poin

Kuasa Hukum Warga, Dorkas Lomi Nori, SH

HMSTimes.com, Batam- Polemik penggusuran paksa pemukiman warga RT 003 RW 001 kelurahan Kibing kecamatan Batu Aji sebanyak 79 kepala keluarga (KK) oleh pengembang dari PT.Gloria Poin berbuntut panjang dan masuk ke ranah hukum.

Hal ini berawal dari PT.Gloria Poin yang mengklaim lahan pemukiman warga yang ditempati diatas 20 tahun, tanpa menunjukan legalitas kepemilikan sebagai bukti keabsahan klaimnya kepada warga maupun kepada Dorkas Lomi Nori, SH selaku kuasa hukum warga.

Kuasa hukum warga sudah menempuh berbagai cara untuk memperjuangkan hak warga dengan cara beberapa kali memanggil pihak pengembang  untuk menyelesaikan yang menjadi hak warga, namun tetap gagal, karena pihak PT.Gloria Poin tidak pernah datang, hanya mengirim orang-orang yang tidak berkompeten dan cenderung premanisme, karena tindakan mereka yang anarkis.ungkap Dorkas.

Kuasa Hukum Bersama warga saat membuat laporan di Polresta Barelang.

Tindakan premanisme yang berujung anarkis kepada warga ini kerap diterima sejak tahun 2016, dimana orang suruhan PT.Gloria Poin sering mengancam warga dengan arogan.

Karena penyelesaian hak warga belum kelar, maka kuasa hukum warga memasang plang advokadnya dilokasi yang menjadi sengketa sebagai bukti bahwa warga sedang menempuh jalur hukum.

Tiba-tiba pada hari selasa 10 juli 2018, pihak PT.Gloria Poin menimbun rumah warga dengan eksavator, melihat hal tersebut warga tidak terima dan menghalau aksi tersebut, kemudian orang suruhan pihak  pengembang mengancam dan melakukan tindak pemukulan kepada ketua Achmad Sudarmo selaku ketua RT, kemudian mereka merampas handphone (HP) salah satu warga yang sedang mengambil dokumentasi dan membuangnya ke air, serta merobohkan dan merusak plang nama kuasa hukum.

Atas tindakan premanisme pihak PT.Gloria Poin ini, Achmad Sudarmo didampingi oleh kuasa hukum melakukan visum dan membuat laporan ke Polresta Barelang pada hari rabu, (18/7/18) dengan nomor laporan polisi, LP-B/738/VII/2018/Kepri/SPKT/Polresta Barelang, sebagai terlapor atas nama, AF, GA dan SI.

Plang Nama Kantor Kuasa Hukum Yang Rusak

Selain Achmad Sudarmo, Dorkas, SH selaku kuasa hukum warga juga membuat laporan kepolisian di Polda Kepri pada hari kamis (12/7/2018) atas pengrusakan plang nama kantor hukumnya serta pengancaman yang dia terima dari pihak pengembang, dengan nomor laporan polisi, LP-B/39/VII/2018/SPKT-Kepri, Sebagai terlapor AS dan SI, jelas Dorkas.

Hal ini warga dan kuasa hukum juga sudah mendatangi Komisi I DPRD kota Batam untuk mengadakan hearing  kepada pihak-pihak terkait, untuk mempertanyakan legalitas klaim atas kepemilikan lahan yang dihuni oleh 79 KK oleh PT.Gloria Poin, tutupnya.

(A.Z)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: