HMSTimes - What Happened Today? Wali Kota Batam Menyampaikan Harapannya Dalam Musda REI khusus Batam | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Wali Kota Batam Menyampaikan Harapannya Dalam Musda REI khusus Batam

Wali Kota Batam Menyampaikan Harapannya Dalam Musda REI khusus Batam

 

HMSTimes.com,Batam– Musyawarah daerah Real Estat Indonesia (Musda REI) khusus Batam yang digelar di Harris Hotel Batam Centre, Rabu (5/4), dihadiri oleh Wali kota Batam Muhammad Rudi, SE. Dalam sambutannya menyampaikan beberapa pesan kepada para pengembang Real Estat Indonesia Khusus Batam. Musda, adapun pesan tersebut, antara lain :

Pertama :

Wali kota mengharapkan agar pengembang mau menyerahkan sebagian lahan untuk pembangunan drainase. Selama ini Pemerintah Kota Batam selalu kesulitan membuat drainase karena lahan yang hendak dibangun sudah menjadi milik pengembang.

Sementara pembuatan drainase ini sangat penting sebagai upaya pemerintah menanggulangi masalah banjir di Kota Batam. Oleh karena itu ia berharap kesediaan pengembang merelakan sebagian lahan untuk pembangunan drainase, wako sempat bercanda di kala peserta¬† diam/bengong disaat menyampaikan harapannya ” Mau kasih tidak? Kok tidak ada yang jawab,” tanya Rudi di hadapan peserta musda REI Khusus Batam.

Selain meminta pengembang merelakan sebagian lahannya, Rudi juga meminta investor taati aturan dalam proses pembangunan. Ia berharap pembangunan tidak sampai menyebabkan penyempitan drainase. ” Harusnya 3 meter jadi 1 meter. Mau ditutup atasnya boleh, tapi jangan dikecilkan drainasenya,” kata dia.

Kedua :

Wali kota mengharapkan kepada pengembang supaya  memenuhi janji yang diberikan kepada pelanggan. Jangan sampai konsumen dalam hal ini masyarakat Batam merasa dibohongi pengembang hingga timbul masalah di kemudian hari.

ketiga :

Wali Kota berharap lahan untuk fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasum-fasos). Menurutnya selama ini lahan fasum dan fasos selalu diserahkan ke pemerintah di akhir proses pembangunan. Akibatnya sering menimbulkan masalah di kemudian hari. Oleh sebab itu Rudi berharap agar ke depan pengembang mau memberikan lahan fasum dan fasos di awal pembangunan. Sehingga bisa dikoordinasikan lebih cepat dengan masyarakat.”Serahkan ke pemerintah. Biar pemerintah yang sosialisasikan ke Masyarakat. ¬†Jefri pasaribu / A.Zagoto

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: