HMSTimes - What Happened Today? Tidak Terima Warganya Di Tahan Polisi , Warga Baloi Kolam Rusuh | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Tidak Terima Warganya Di Tahan Polisi , Warga Baloi Kolam Rusuh

Tidak Terima Warganya Di Tahan Polisi , Warga Baloi Kolam Rusuh

HMSTimes.com, Batam- Warga Baloi kolam Kota Batam kembali ricuh, pada hari sabtu siang, 04 November 2017, Akibat Salah Seorang warga Baloi kolam berinisial R.H di tangkap oleh pihak kepolisian.

Kericuhan tersebut berawal ketika sejumlah orang yang membagikan selembaran kepada warga kampung Baloi kolam yang berisi tentang pemberitahuan dari PT Alfinky Multi Berkat yang mengklaim pemilik lahan kepada warga  untuk menawarkan sagu hati untuk kepada warga Baloi Kolam agar rumahnya bisa di gusur.

Melihat hal tersebut banyak warga yang tidak terima karena pembagian selebaran tersebut tidak melalui mediasi terlebih dahulu antara warga dengan perusahaan yang mengklaim  pemilik lahan.

RH di tangkap berawal saat dirinya mempertanyakan kepada salah seorang warga yang ikut membagikan selembaran yang berada di dalam mobil ” kenapa dia ikut membagikan selebaran itu ” sambil membuka pintu mobil.

Warga yang semakin ramai sempat melempar mobil tersebut,yang menyebabkan kaca belakangnya pecah, ” ia pak tadi ramai-ramai ada mobil warna hitam sempat dilempar oleh warga dan juga ada letusan tembakan peringatan”, ujar Mijo salah satu warga Baloi kolam kepada HMSTimes.com.

Setelah pengrusakan mobil tersebut, RH ditangkap oleh pihak kepolisian untuk di mintai keterangan. Berawal dari penangkapan tersebut warga Baloi kolam ramai-ramai dan sempat memblokir jalan sebagai bentuk protes mereka atas penangkapan RH.

” Sudah di mediasi oleh pak Kapolres, warga memberikan waktu 1 jam jika RH tidak di pulangkan warga akan melakukan kembali ¬†pemblokiran jalan di depan kampung Baloi kolam” terang Mijo lagi.

Sebelum RH di pulangkan oleh pihak kepolisian, ratusan warga Baloi kolam masih bertahan di jalan raya tepat di depan pemukiman warga Baloi kolam dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

Setelah berapa lama, akhirnya RH di pulangkan oleh pihak kepolisian dan di sambut oleh warga, dan kemudian tanpa di komandoi warga membubarkan diri masing-masing.

Anton.

Editor : A.Z

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: