HMSTimes - What Happened Today? Team 19 Minta Copot Hatanto CS, Ini Alasannya | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Team 19 Minta Copot Hatanto CS, Ini Alasannya

Team 19 Minta Copot Hatanto CS, Ini Alasannya

HMSTimes.com, Batam –  Pengusaha besar di Batam mulai ketar ketir  melihat ekonomi Batam. Jika para pengusaha besar saja mengeluh bagaimana dgn pengusaha kecil ?  Bagaimana dengan masyarakat kecil?.

Tuk bertahan saat ini, sudah sangat bangus.  Kita jangan terlalu berharap tahun ini dapat Tunjangan Hari Raya atau minuman kaleng.  Wong pengusaha aja mengeluh”, kata Aldi, Ketua team 19. Team 19 adalah gabungan dari elemen masyarakat dan ormas masyarakan Kota Batam.

Ekonomi lesu jelas faktor global,  tapi untuk Kota Batam kebijakan Kepala BP Batam, Hatanto Reksodiputro deputinya (CS-red) penyumbang terbesar lesunya ekonomi Batam. Faktanya,  tidak masuk akal Batam – Kepri hanya 2% pertumbuhan ekonomianya, terendah se- Indonesia.

“Ini sudah sangat tidak wajar. Ekonomi konsumtif saja min 5 %, tidak ada cara lain”, jelas Aldi. Hatanto CS harus di copot segera jika tidak mau melihat Batam kolaps, tegasnya.

Fakta sudah lebih dari cukup.  Batam menuju kolaps. Ekonomi stagnan selama setahun. Ribuan warga Batam pulang kampung.  Ratusan pabrik tutup.  Ratusan anak sekolah pindah dari Batam. Ratusan bahkan ribuan rumah di tarik oleh pihak Bank karena kredit macet, dan pihak Bank kesulitan menjual kembali.

Pengusaha kesulitan mendapatkan pinjaman dari Bank.  Karena Bank sangat hati hati memberikan kredit saat ini.

“Ayo masyarakat Batam bersatu memulihkan ekonomi Batam. Jangan bicara SARA”, himbaunya. Ekonomi Batam sudah urgent,  kalau pasien,  Batam sudah masuk UGD (Unit Gawat Darurat)  alias sudah d ICU”, tegas Aldi.

Bahkan  gawatnya Kota Batam, parah tokoh ingin bentuk Provinsi Khusus Batam,  walaupuan itu mustahil, tapi masih ada celah, dan itu adalah salah satu solusi. ***

sr

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: