HMSTimes - What Happened Today? Surazal Faisal. "Baru Sekali Membawa Shabu Dari Malaysia Ke Batam Sudah Ke Tangkap dan Disidang kan" | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Surazal Faisal. “Baru Sekali Membawa Shabu Dari Malaysia Ke Batam Sudah Ke Tangkap dan Disidang kan”

Surazal Faisal. “Baru Sekali Membawa Shabu Dari Malaysia Ke Batam Sudah Ke Tangkap dan Disidang kan”

 

HMSTimes.com, BATAM – Sidang kasus narkotika yang agenda nya keterangan dari saksi yaitu dari Iwan Setiawan dan Fermaidi Gultom yang merupakan anggota Sat narkoba Mapolresta  Barelang.

Dari keterangan saksi ,tersangka tertangkap di depan perumahan KDA Batam centre oleh sat narkoba polresta barelang. Dari keterangan saksi , polisi melakukan penangkapan akibat adanya laporan dari masyarakat.

Saksi menangkap tersangka Surazal Faisal bin Jamaludin setelah mengetahui bahwa tersangka akan berjumpa dengan Muhammad Ikbal yang akan menyicil uang penjualan shabu.

Dari keterangan saksi setelah tersangka di tangkap, saksi memerintahkan terdakwa untuk menunjukan tempat tinggal terdakwa, dan kemudian para saksi dan terdakwa sampai di rumah terdakwa di perumahan Modena Regenci Nomor 1 Kecamatan Batam Kota, dan di lantai  bahwa lemari baju dalam kamar tidur milik terdakwa di temukan 1 bungkus shabu yang di bungkus dangan plastik transparan.

Bahwa dari keterangan  saksi , terdakwa  SURAZAL FAISAL BIN JAMALUDIN merupakan suruhan dari sdr Agus yang merupakan bos dari terdakwa. Bahwa sdr Agus meyuruh terdakwa Surazal Faisal  untuk membawa shabu dari Malaysia ke Batam dengan cara memasukan shabu ke dalam 10 lipatan karpet.

Namun saudara Agus terlebih dahulu pulang ke Batam dan keesokan harinya barulah terdakwa berangkat dari Malasya menujuBatam dengan membawa shabu.

Setelah tiba di Batam terdakwa membawa shabu ke rumah sdr Agus di perumahan Modena regenci No. 1 kecamatan Batam kota.

Setelah itu sdr Agus mengajak terdakwa ke perumahan Grand laguna Blok C1 No.02 kecamatan Sagulung kota Batam untuk menawarkan shabu kepada MUHAMMAD IKBAL dengan perjanjian bahwa uang pembayaran baru akan di bayar apabila shabu tersebut sudah laku di jual. Dan di ketahui sdr Agus sudah berangkat ke Aceh meninggal kan terdakwa.

Dan dari keterangan tersebut terdakwa mengakui perbuatannya, dan terdakwa mangatakan baru sekali ini di suruh untuk mengantar kan shabu.

Maka dari perbuatan itu terdakwa diancam dengan pasal 112 ayat (2) Undang Undang Republik  Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan pasal 114 ayat (2) Undang Undang Republik  Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika diancam paling sedikit 5 Tahun dan bisa sampai hukuman mati

Persidangan ini di lakukan di pengadilan Negeri Batam dan sidang di pimpim oleh

Ketua majelis Hakim Zulkifli,SH,MH dangan Hakim anggota Hera Polosia,SH,MH dan Destiny,SH,MH dan dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ryan Anugrah,SH dan Penasehat Hukum  Eli Suwita,SH.

 

Willy Lubis

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: