HMSTimes - What Happened Today? "Skema Tarif " Sebuah Penantian Beroperasinya Palapa Ring Barat | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > “Skema Tarif ” Sebuah Penantian Beroperasinya Palapa Ring Barat

“Skema Tarif ” Sebuah Penantian Beroperasinya Palapa Ring Barat

HMSTimes.com, Natuna-Pelayanan jaringan internet diwilayah Natuna memang menjadi perhatian semua pihak, terlebih Pemkab Natuna melalui Diskominfo Natuna, terus berupaya agar jaringan telekomunikasi selelur yang diselenggarakan oleh operator dapat dinikmati oleh masyarakat dengan baik, ungkap Kadiskominfo Natuna Raja Darmika,(24/7/2018), ketika ditemui HMSTimes.com diruangan kantornya.

Raja mengatakan bahwa permasalahan ini sudah lama menjadi dilema bagi kita semua, jaringan internet melalui seluler merupakan salah satu kebutuhan bagi semua pihak. “Kita tetap berupaya agar permasalahan jaringan telekomunikasi dan akses internet di wilayah Kabupaten Natuna dapat beroperasi dengan baik sebagaimana harapan masyarakat”, ujar Raja

Selanjutnya Raja menjelaskan bahwa untuk menjawab keterbatasan kapasitas bandwidth yang ada di Natuna, Kementerian Kominfo telah membangun Jaringan Fiber Optik Palapa Ring Barat (PRB), yg Network Operation Centre (NOC) berada dijalan H.Adam Malik, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur. “Bangunan NOC tersebut sudah selesai pembangunannya dan telah diresmikan oleh Menkominfo Rudiantara pada bulan Maret yang telah berlalu. Namun sampai saat ini belum bisa digunakan oleh operator, dikarenakan belum ditetapkan besaran tarif penggunaan PRB, yang menjadi¬† acuan operator telekomunikasi dalam menggunakan jaringan PRB di Natuna” Jelas Raja yang berusaha memberi pemahaman.

Oleh sebab itu, terkait ketentuan tarif penggunaan PRB tersebut, informasi dari Kementerian Kominfo menargetkan bahwa pada bulan Juli ini sudah keluar ketetapan tarifnya dan saat ini PRB sedang diuji coba (trial) oleh operator.

Dengan dioperasikan Palapa Ring Barat dan operator telekomunikasi seperti Telkom, Telkomsel dan yang lainnya bisa menggunakan PRB tersebut, diyakini merupakan jawaban dari keluhan masyarakat Kabupaten Natuna tentang keluhan telekomunikasi khususnya di pulau bunguran ini. “Apabila di bulan Juli ini ketetapan tarif belum juga ditetapkan oleh Kementerian Keuangan dan pihak operator belum bisa menggunakan jaringan PRB,¬† rencananya Bupati Natuna akan menyurati Menkominfo atau Menteri Keuangan, sebagai langkah mempercepat¬† kebutuhan telekomunikasi masyarakat Natuna sebagai salah satu daerah 3T terdepan, perbatasan, wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia ujar Raja mengakhiri.

(Lubis)

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: