HMSTimes - What Happened Today? Sidang Terdakwa Warga Negara Malaysia Atas Kepemilikan Shabu | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Sidang Terdakwa Warga Negara Malaysia Atas Kepemilikan Shabu

Sidang Terdakwa Warga Negara Malaysia Atas Kepemilikan Shabu

 

HMSTimes.com,Batam Rabu 26 April 2017. Persidangan lanjutan dengan agenda mendegarkan kesaksian yang meringankan terdakwa Trisnan dan Alex Fransiskus yang merupakan warga negara malaysia.

Saksi yang di panggil jaksa yaitu M  adalah kakak kandung terdakwa Alex dan D adalah  ibu kabdung terdakwa Alex.
Saat persidangan Bernat Nababan yang merupakan penasehat hukum terdakwa bertanya pada saksi “kepan mereka di tangkap? Saksi menjawab kami tidak tahu kapan tertangkap, kami hanya tahu saat dapat  infomasi bahwa terdakwa di BNN.

Apakah yang saksi lihat saat terdakwa di BNN? Kami melihat bahwa terdakwa habis di pukuli, mukanya bengkak, tangannya memar, habi lah pokoknya, ujar saksi.
Saksi mengatakan , bahwa dia sempat bertanya kepada petugas  BNN,” kenapa adik saya di pukuli, tapi saksi tidak mendapat jawaban dari petugas BNN tersebut

.Lalu penasehat bertanya , apakah saat pemeriksaan  terdakwa di dampingi pengacara? Tidak ada, sahut saksi.
Saksi mengatakan bahwa Trisna di malaysia bekerja sebagai kolektor dan alex bekerja sebagai artis lokal di johor.
Hakim bertanya apakah pada saksi, apakah kalian satu rumah dengan terdakwa? Tidak yang mulia jawab terdakwa melalui penerjemah.
Setelah selesai mendegarkan keterangan saksi yang merigankan, hakim bertanya pada terdakwa , apakah semua keterangan tadi sudah benar,. Lalu terdakwa menjawab benar yang mulia
Sebelum sidang selesai, penasehat hukum terdakwa meminta izin pada hakim hahwasanya minggu depan terdakwa mau  berobat untuk merontgen tangan yang patah akibat di pukuli oleh petugas BNN tadi, tetapi hakim mengarahkan ke dokter rutan supaya di berikan surat untuk berobat di rumah sakit mana, supaya bisa kami tahu di mana akan di rujuk.
Persidangan di pimpin oleh ketua majelis Zulkifli, SH.MH , dan hakim anggota Hera,SH.MH Iman Putra Budi, SH.MH , dan jaksa penuntut umum Andi Akbar,SH. Dan penasehat hukum terdakwa Bernat Nababan,

Willy Lubis

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: