HMSTimes - What Happened Today? Semua Fraksi menyetujui Ranperda Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PK5) Ke Pembahasan Berikutnya. | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Semua Fraksi menyetujui Ranperda Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PK5) Ke Pembahasan Berikutnya.

Semua Fraksi menyetujui Ranperda Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PK5) Ke Pembahasan Berikutnya.

HMSTimes.com, Batam- Rapat Paripurna yang di adakan oleh DPRD Kota Batam untuk membahas tanggapan dan/atau jawaban fraksi atas pendapat Walikota terhadap Ranperda Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PK5) sekaligus pembentukan Pansus,di Gedung Serba guna DPRD Kota Batam, Senin (26/2/2018).

Rapat paripurna yang di pimpin oleh Wakil Ketua III, Imam Setiawan, yang di dampingi Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad, serta di hadiri Dinas-dinas yang terkait.

Mesrawati Tampubolon SE, MH dari Fraksi Demokrat menyampaikan sebelum PK5 ditertibkan Pemko harus menyiapkan lahan untuk ditempati pedagang, supaya Kota Batam tertata bersih dan menjadikan sebagai Kota pariwisata yang bersih, dan pemerintah harus menyediakan akses yang memadai dan mudah di jangkau masyarakat, Ucapnya.

“Pada prinsipnya kami menyambut baik mengenai Penataan dan Pemberdayaan PK5 di kota Batam”, ucap Mesrawati Tampubolon SE, MH dari fraksi Demokrat.

Adapun tanggapan dari fraksi Nasdem yang mengatakan agar perda harus di pertimbangkan kembali sehingga proses Penataan dan Pemberdayaan PK5 mendapatkan perangkat hukum yang telah ada atau perlu kajian ulang agar ada solusinya dari pihak terkait yakni BP batam.

Dalam sidang yang dihadiri 26 anggota dari beberapa fraksi Ini menyampaikan tanggapan semua fraksi yang isinya menyetujui adanya Ranperda Penataan dan Pemberdayaan PK5.

Semua fraksi yang hadir Dalam persidangan paripurna menyetujui dan menyambut baik mengenai Penataan dan Pemberdayaan PK5 agar dapat membuat batam menjadi kota yang bersih dan tertib dari PK5.

Yuyun

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: