HMSTimes - What Happened Today? Selain Jalan Rusak Warga Keluhkan Tambahan Biaya, Berharap Pelabuhan Milik ASDP Segera di Perbaiki | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Selain Jalan Rusak Warga Keluhkan Tambahan Biaya, Berharap Pelabuhan Milik ASDP Segera di Perbaiki

Selain Jalan Rusak Warga Keluhkan Tambahan Biaya, Berharap Pelabuhan Milik ASDP Segera di Perbaiki

Kondisi Jalan menuju pelabuhan swasta setelah dipindahkan karena tiang Penyangga Dermaga Pelabuhan milik ASDP di Teluk Batang rusak.

HMSTimes.com Kayong Utara, Teluk Batang – Sejak terjadi Kemiringan dan rusaknya tiang Penyangga Dermaga Pelabuhan milik ASDP di Teluk Batang kini aktivitas bongkar muat di alihkan sementara ke pelabuhan milik Swasta (Pelabuhan milik H. Marhali). Kegiatan bongkar muat di pelabuhan aternatif milik swasta itu sudah berlangsung dari tanggal (8/11/2018).

Dari pantauan HMTimes.com para sopir angkutan ekspedisi,  banyak yang mengeluh, sejak dialihkannya bongkar muat kendaraan di pelabuhan milik H. Marhali. Dari pengakuan para sopir mereka mengalami beberapa kendala, baik tehnis maupun secara administrasi.

Seperti yang utarakan oleh  Samson salah seorang sopir Truk yang biasa menggunakan jasa penyeberangan kapal Fery dari Teluk Batang ke Rasau Jaya dan sebaliknya. Menurutnya selain kendala jalan yang rusak juga harus mengeluarkan biaya tambahan, yang otomatis mengurangi  penghasilan mereka.

” Kami terpaksa mau tidak mau harus melewati jalan yang rusak ini, apalagi pada cuaca hujan begini. Selain itu kami harus mengeluarkan ongkos tambahan  sebesar seratus ribu rupiah (Rp 100.000), yang otomatis mengurangi penghasilan kami, namun mau gimana lagi?  Karena ini terpaksa dan kita perlu,” keluh Samson

Para sopir atau pemilik kendaraan enggan menggukan tranportasi jalan darat, karena biayanya lebih besar seperti pengakuan Samson bahwa tidak cukup ongkos (pengeluaran lebih besar) apalagi kalo muatan sedikit.

” Kalau lewat jalur darat biasanya terlalu besar dan tidak cukup ongkos, apalagi kalau muatan kita cuma sedikit ya kita lebih memilih jalur air,” akunya.

Mengenai soal estimasi pembiayaan Samson menyebutkan ada perbedaan, antara naik dari Teluk Batang dan dari Rasau Jaya.

” Kalau harga tiket jika truk bermuatan dari Teluk Batang kita bayar Rp900.000, karena di pelabuhan baru ini kita dibebankan administrasi Rp100.000, jadilah kita membayar Rp 1.000.000 (Satu Juta). Kalau dari Rasau jaya bila muatan harganya Rp1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah) tambah administrasi jadi Rp 1.600.000, Kalau kosong dari Rasau Rp1.200.000 (Satu juta dua ratus ribu rupiah), untuk dari Teluk Batang bermuatan atau kosong harganya sama,” Sebut Samson.

Sementara itu rekan sopir Samson lain yang bernama Arpan mungutarakan bahwa kondisi  jalan yang di lalui itu lembek, sehingga mudah rusak apalagi musim hujan, dan ia berharap agar Pemerintah Segera mungkin untuk memperbaiki Pelabuhan yang ada agar mempermudah dan memperlancar transportasi angkutan.

” Jalannya lembek, makanya mudah rusak apalagi musim hujan gini terjadi genangan air,  kita terpaksa harus melalui ini selagi kapal Ferry masih jalan, kita berharap agar Pemerintah segera memperbaiki Pelabuhan ASDP yang ada, agar mempermudah dan demi kelancaran arus transportasi,” Arpan mengutarakan.

Warga berharap penuh kepada Pihak pemerintah terkait dalam hal ini khususnya pada Dinas Perhubungan agar angkutan barang bisa lancar.

(A.M/Wiwien)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: