HMSTimes - What Happened Today? Ribuan KTP Eletronik Di Kantor Camat Belum Di Ambil Oleh Pemiliknya. | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Ribuan KTP Eletronik Di Kantor Camat Belum Di Ambil Oleh Pemiliknya.

Ribuan KTP Eletronik Di Kantor Camat Belum Di Ambil Oleh Pemiliknya.

HMSTimes.com, Batam- Polemik KTP-elelektronik (KTP-el) di kota Batam banyak di keluhkan oleh masyarakat, dimana polemik yang muncul akibat banyaknya warga Batam yang masih belum mendapat KTP-el, bahkan ada warga yang mengklaim KTP-el mereka sudah sejak tahun 2016 diurus, hingga penghujung tahun 2017 ini belum juga kelar.

Hal ini bertolak belakang dengan realita di lapangan, dimana ada ribuan KTP-el menumpuk di kecamatan, Seperti yang terjadi di Kecamatan Bengkong dan Sekupang.

Camat Bengkong,M Tahir mengatakan ada 925 KTP-el yang belum diambil pemiliknya.

“Itu yang dari 2016 masih ada. Sampai yang terakhir kami terima. Terakhir itu kami dapat 400-an.Sebagian sudah diambil, tapi banyak juga yang belum,” kata Tahir, Selasa (5/12).

Nama-nama KTP-el yang masih dipegang pihak kecamatan, diumumkan pada papan pengumuman di Kantor Camat Bengkong.Data ini selalu diperbarui oleh pihak kecamatan setiap bulannya.

Selain melalui papan pengumuman,Tahir juga selalu mengingatkan warganya untuk segera mengambil KTP-el yang sudah dicetak di kecamatan.

“Pada tiap acara selalu saya sampaikan. Silakan cek di kantor camat. Kalau ada, langsung diambil,” ujarnya.

Ia mengaku heran dengan masyarakat yang belum mengambil KTP-el. Karena di saat-saat butuh, warga suka mendesak agar KTP cepat dicetak.

“Kadang heran juga, kalau lagi perlu, kalau bisa hari itu juga jadi. Tapi ini yang sudah cetak malah tidak diambil-ambil,” kata dia.

Hal serupa juga terjadi di Kecamatan Sekupang. Camat Sekupang, M Arman mengatakan masih ada sekitar 1.000 KTP-el yang tersimpan di kantornya. Namun berbeda dengan Bengkong, di Sekupang nama-namanya tidak dipampang di papan. Melainkan dengan cara menghubungi pemilik KTP-el ke nomor telepon yang ditinggalkan sebelumnya.

“Jadi waktu rekam data, mereka beri nomor telepon yang bisa dihubungi. Kita kirim pesan ke nomor itu. Tapi mungkin sebagian ganti nomor, makanya pesan tidak sampai,” ujarnya.(*)

JP

Sumber: MCB

Editor: A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: