HMSTimes - What Happened Today? PT. Whw-Ar Dan Juga PT. GKG Terkesan Cuci Tangan Dengan Hak-Hak Masyarakat | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > PT. Whw-Ar Dan Juga PT. GKG Terkesan Cuci Tangan Dengan Hak-Hak Masyarakat

PT. Whw-Ar Dan Juga PT. GKG Terkesan Cuci Tangan Dengan Hak-Hak Masyarakat

HMSTimes.com Ketapang — pada hari jum,at tanggal 24 november 2017 bertempat di ruang miting PT. Well Harvest Winning Alumina Refeneri(whw-ar) berlangsung mediasi lanjutan mengenai tuntutan masyarakat atas hak tanah mereka oleh PT.whw-ar dijadikan tempat pembuangan limbah tanah timbunan (disposal).

Sidang mediasi dihadiri oleh para pihak seperti, AKP indra asrianto sik selaku polsek kendawangan, kapten Inf samsu alam selaku danramil kendawangan, wilson situmorang perwakilan BGA group,

Mahim situmorang juga yohanes perwakilan Whw-ar, juga pihak penggugat beserta kuasa hukum nya.

Permasalahan ini melibatkan tiga perusahaan yaitu PT. Whw-ar, PT. Gunajaya Karya Gemilang(GKG) anak perusahaan BGA Group juga PT. Harita Prima Abadi Mineral(Hpam) namun dalam sidang mediasi tersebut pihak dari PT. Hpam tidak hadir.

Ditandatangani oleh para pihak, Notulen dari sidang mediasi tersebut di buat oleh pihak PT. whw-ar didalam notulen tersebut dapat disimpulkan bahwa PT. Whw-ar berserta PT.GKG terkesan lepas tangan dengan tuntutan masyarakat, berikut kutipan notulen tersebut.

  1. Lokasi tanah penempatan disposal berada pada lokasi kerja HGU BGA wilayah 6 Region 4.
  2. Terkait tuntutan ganti rugi oleh pihak pak Mensurin terhadap lokasi tanah seluas 2.6 ha dan 1.2 ha dengan PT. WHW-AR dapat berkoordinasi kepada PT BGA untuk meratakan tumpukan tanah disposal tersebut.
  3. Hal tuntutan disposal sudah tidak lagi menjadi ke PT. WHW-AR, namun sebaiknya silahkan pihak penuntut menyurati pihak Muspika Kendawangan untuk dapat dilakukan mediasi lanjutan, dan atas dasar surat dari pihak penuntut selanjutnya pihak Muspika Kendawangan dapat menghadirkan pihak pihak terkait yang berkepentingan.

Akhirnya perkara tersebut dilimpahkan lagi kepada muspika, entah sampai kapan hak masyarakat tersebut selesai.

Saat dikonfirmasi, Selaku kuasa hukum masyarakat Roni menerangkan” kami secepatnya akan menyurati Muspika Kendawangan agar permasalahan ini cepat selesai, sebab didalam mediasi, pihak BGA dan juga Whw-ar terkesan lepas tangan, kita tinggal tunggu dari pihak PT. HPAM lagi, sebab dari kedua perusahaan mengaku mendapatkan surat untuk membuang disposal tersebut di lahan kita.

BGA juga mengaku, bahwa betul lahan tersebut berada di areal HGU mereka namun lahan tersebut sudah diserahkan ke whw-ar.

Kita lihat saja nantinya, kalau mereka tidak ada iktikat baik maka kita juga tidak tinggal diam” ujar nya kepada HMSTimes.com, jum’at (24/11)

Erwin

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: