HMSTimes - What Happened Today? PT. Smoe Indonesia Memenuhi Undangan Bipartit law office Santo Lubis & Associates | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > PT. Smoe Indonesia Memenuhi Undangan Bipartit law office Santo Lubis & Associates

PT. Smoe Indonesia Memenuhi Undangan Bipartit law office Santo Lubis & Associates

 

HMSTimes.com,Batam-  Kota Batam salah satu kota industry terbesar di Indonesia, maka tidak heran jika penduduk Batam didominasi oleh buruh.Namun sebagai kota dengan predikat kota industry tidak bisa dipungkiri bahwa kota Batam juga tidak lepas dari masalah –masalah perburuhan. Seperti halnya yang dialami oleh eks karyawan PT.Smoe Indonesia  atas nama Herianto.

Sesuai penuturan eks karyawan PT.Smoe Indonesia bahwasanya diabekerja di perusahaan mulaitahun  2006 hingga tahun 2016 sebagai security ( 11 tahun ),  namun statusnya masih kontrak terus, dantahun 2016 kemarin diaberakhir bekerja, tapi tidak mendapat apa-apa.  “ Karena ketidak tahuannya tentang aturan ketenaga kerjaan, maka saudara Herianto memberikan kuasa buat kami  (Santo Lubis, SH dan Rio F.Napitupulu, SH ) untuk menuntut hak normatifnya sesuai undang-undang yang berlaku “tutur Santo Lubis, SH.

Kamis 30/03/2017 perwakilan dari PT.Smoe Indonesia atas nama Bpk Firdaus sebagai legal officer  memenuhi undangan yang dilayangkan kuasa hukum Herianto untuk mengadakan bipartit pertama yang dilaksanakan di kantor   law office Santo Lubis& Associates dikomplek Ruko Imperium Baloi.

Dalam perundingan itu Bpk Firdaus menampung semua permasalahan yang disampaikan oleh Herianto dan kuasa hukumnya untuk disampaikan kepihak managemen PT.Smoe Indonesia . Pertemuan itu yang singkat itu diharapkan akan membuahkan hasil dan tidak merugikan kedua belah pihak dan diharapkan Pertemuan selanjutnya mudah-mudahan ada titik terang .

setelah perundingan selesai Santo Lubis, SH dan Rio F.Napitupulu, SH menyampaikan kepada HMSTimes.com bahwasanya sesuai undang-undang  no 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan pasal 59, dan KEPMEN 100 tahun 2004 kasus ini sudah jelas klien saya sudah permanen (PKWTT).

Dari keterangan klien kami pihak PT.Smoe Indonesia mengontrak klien kami berkali-kali ( pengacara itu sambil memperlihatkan copian kontrak kliennya) dan setiap habis kontrak pihak PT.Smoe Indonesia menyuruh klien kami untuk mengundurkan diri, dan besoknya kerja lagi dengan kontra kbaru, sementara surat pengunduran diri tersebut sudah disiapkan oleh perusahaan klien kami tinggal tandatangan. A.Zagoto

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: