HMSTimes - What Happened Today? PT. KAP Abaikan Kesehatan Lingkungan Dan Keluh Kesah Masyarakat | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > PT. KAP Abaikan Kesehatan Lingkungan Dan Keluh Kesah Masyarakat

PT. KAP Abaikan Kesehatan Lingkungan Dan Keluh Kesah Masyarakat

 

HMSTimes.com, Kayong Utara- Sejak berdirinya PT. KALIMANTAN AGRO PUSAKA (KAP),   Sejak tahun 2009 di Desa Sungai Paduan Kecamatan Teluk Batang Kabupaten Kayong Utara, awal sosialisasi hingga hari ini masih banyak menuai protes dari sebagian masyarakat.

Banyaknya hal-hal normatif yang di abaikan oleh perusahaan tersebut. Saat awak media HMSTimes.com investigasi kelapangan, saat itu sedang ada aktivitas bongkar muat buah dari Dump truck (DT) ke kapal air/tongkang. Banyak sekali buah sawit yang tumpah ke sungai. Menurut salah seorang pekerja di PT KAP yang tidak mau di sebut namanya menuturkan,” hal ini sudah berlangsung cukup lama, sejak awal produksi/ masuk masa panen,sehingga air sungai menjadi kotor dan berbau.

“Dulu air sungai paduan ini bisa di konsumsi sebagai kebutuhan air bersih sehari hari masyarakat setempat, baik buat mandi, cuci maupun untuk masak.” Sejak berdirinya perusahaan air sungai itu tidak bisa lagi kami gunakan terang pekerja tersebut.

Sebelumnya di hulu sungai paduan sudah di bangun PDAM yang rencananya mengambil sumber air dari sungai itu, dan sudah terpasang pipa yang akan di alirkan ke rumah penduduk di dua kecamatan, yakni Kecamatan Teluk Batang dan sebagian Simpang Hilir. Namun proyek yang di bangun itu mangkrak dan tidak ada kejelasan.

Ipul warga sungai paduan menuturkan ” dulu kami gampang mencari ikan dan udang di sungai ini; namun setelah ada perusahaan ikan udang entah lari kemana bagaikan raib di telan bumi.”

Belum lagi masalah pekerjaan, kami penduduk setempat susah sekali untuk ikut mendapatksn pekerjaan dimana semua pekerjaan di dominasi oleh sekelompok orang yang serakah. Sudahlah kami tidak di pekerjakan dalam kebun, untuk ikut dalam bongkar muatpun kami tak punya kesempatan terang Ipul kesal.

Agus rustam selaku aktivis buruh menuturkan PT.KAP sudah melanggar nilai-nilai “PANCA SILA” terutama sila kedua dan kelima. “Kemanusiaan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Dan perusahaan tersebut juga mengabaikan kesehatan lingkungan. Kalau perusahaan ini tidak mengindahkan apa yang jadi keluhan dan aspirasi masyarakat maka kami akan melaporkan perusahaan PT KAP melalui perwakilan kami di Jakarta atas pelanggaran pelangaran yang terjadi.

PT KAP juga belum membangun fasilitas perumahan untuk para pekerja,  seharusnya perusahaan ini menyediakan perumahan agar mereka( pekerja)bisa standby di tempat guna tercapainya produktivitas yang di harapkan, terang Agus rustam yang di dampingi oleh Zulfikri munandar.

Ali.M

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: