HMSTimes - What Happened Today? PT. KAP Abaikan Hak Pekerja Dan Menyampingkan Undang Undang. | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > PT. KAP Abaikan Hak Pekerja Dan Menyampingkan Undang Undang.

PT. KAP Abaikan Hak Pekerja Dan Menyampingkan Undang Undang.

HMSTime.com Kayong Utara- 11 November 2017 Telah terjadi pemblokiran jalan yang tepatnya di dusun  Karya Maju desa Teluk Batang Kota Kecamatan Teluk Batang.

Jalan yang merupakan akses warga menuju perusahaan PT Kalimantan Agro Pusaka (PT KAP) yang mana jalan tersebut adalah jalan yang di bangun secara swadaya oleh masyarakat setempat.

Pemblokiran jalan tersebut terjadi dikarenakan kekecewaan warga terhadap perusahaan yang seolah tidak mau peduli terhadap keluhan masyarakat selama ini, di mana selama lebih kurang 10 tahun perusahaan berdiri belum pernah melakukan perawatan terhadap jalan yang sering di gunakan oleh karyawan perusahaan menuju PT KAP tempat mereka bekerja.

Menurut penuturan warga bahwa mereka menutup jalan karena merasa jengkel terhadap perusahaan, karena jalan itu jalan yang di bangun nenek moyang mereka kini menjadi rusak akibat seringnya kendaraan karyawan yang melewati jalan itu apalagi pada musim hujan tiba.

Seperti yang di tuturkan oleh warga yang benama  Marsam.

” Kami yang menutup jalan ini tidak ada yang bekerja di perusahaan, namun kami mau kerja ke kebun sendiri cari beras sekilo aja jadi susah akibat jalan yang rusak. Jalan ini adalah jalan Pribadi kakek saya yang di hibahkan kepada anak cucunya, saya masih ada ikut mengali parit untuk bikin jalan ini, yang mana kami gali dengan cara manual. Dulu kalo rusak kami perbaiki secara gotong royong, sekarang gimana maugotong royong ?  Belum selesai di perbaiki sudah hancur di lewati para karyawan perusahaan,”  ungkap Marsam dgn nada kesal.

 

Sariadi selaku kepala dusun mengatakan.

” Saya sudah dua kali ngajukan profosal untuk perbaikan jalan namun tak pernah di gubris, maka kami ambil tindakan menutup jalan ini,” ucapnya.

M.Yusuf selaku RT juga menambahkan.

” Jalan ini hancur karena di lewati karyawan perusahaan, kami minta perusahaan untuk perbaiki jika tidak jangan lewat jalan ini terbang saja,” ungkap M.Yusuf.

Busri selaku pekerja juga mengaku bingung dan kecewa, karena pagi pagi dari rumah niat untuk bekerja tapi terkendala.

” kami tak bisa melewati jalan ini krn di tutup, sebab jalan jadi rusak  banyak karyawan yang lewat jalan ini, harapan saya perusahaan segera perbaiki jalan akses kami  agar pekerjaan kami tidak terhambat,” tutur Busri.

Pekerja lain bernama Sri lestari juga mengungkapkan nada kesal.

” Pihak perusahaan tahu nya kami harus datang tepat waktu namun tidak mau tahu kendala yang kami alami, apakah mereka tahu kendaraan kami rusak atau apa..? Karena jalan yang hancur, gaji cuma satu juta lebih perbulan, untuk perbaiki motor lima ratus belum lagi buat bensin, harian kerja kami tak nentu kadang satu minggu cuma 4hari kerja jadi mau makan apa kami.?” Tutup Sri.

Ali.M

Editor : A.Z

 

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: