HMSTimes - What Happened Today? PT. Fajar Saudara Lestari (FSL) Menolak Basar Pesangon Pensiun Karyawan | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > PT. Fajar Saudara Lestari (FSL) Menolak Basar Pesangon Pensiun Karyawan

PT. Fajar Saudara Lestari (FSL) Menolak Basar Pesangon Pensiun Karyawan

HMSTimes.com, Kayong Utara- Di usia kemerdekaan republik indonesia yang sudah 72 tahun ini masih banyak rakyat yang merasa terjajah dan tertindas, terutama pada rakyat kecil yang bekerja di perusahaan atau buruh.

Undang-Undang ketenagakerjaan yang di lahirkan di negeri ini seakan mandul dan tak ada kekuatan hukumnya! Karena masih banyak perusahaan yang tidak patuh dan tunduk menjalankan aturan yang telah di tetapkan. Salah satu contoh  yang sedang terjadi di perusahaan PT. Fajar Saudara Lestari  yang berada di wilayah Cabang Anduk kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya. Dimana ada sejumlah 48 orang karyawan yang terdaftar akan di pensiunkan, namun para pekerja yang akan di pensiunkan tersebut oleh perusahaan tidak mau di bayarkan uang pesangon sebagaimana yang di atur dalam UU ketenagakerjaan, dengan alasan pekerja adalah karyawan BHL/KHL padahal para pekerja sudah bekerja antara 9-10 tahun. Menurut Alek Purba selaku Penerima kuasa dari para pekerja.

Hal ini jelas sekali bertentangan dgn UU no 13 tahun 2003 pasal 59: bahwa perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT)/KHL yang tidak memenuhi syarat keketentuan Undang-Undang sebagaimana di maksud dalam pasal 59 ayat 1-6 maka demi hukum menjadi PKWTT  ( Karyawan Harian Tetap). Karena sudah melebihi kerja dari 3 tahun.  Head HRD FSL  Yohanes dan asisten HRD hanya akan membayar sagu hati sebesar 1.9juta/ orang,

Menurut penjelasan Alek Purba saat di konfirmasi awak HMSTimes.com, Kebijakan yang tidak manusiawi ini  jelas sekali melecehkan Undang-Undang dan nilai-nilai pancasila, terutama sila ke-2″ kemanusiaan yang adil dan beradab serta sila ke-5 Keadikan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Alek Purba  yang di beri kuasa oleh para pekerja menuturkan agar pemerintah dalam hal ini Dinas ketenaga kerjaan  bisa mengambil sikap tegas terhadap perusahaan PT.Fajar Saudara Lestari.

Perusahaan ini tidak sesuai dengan namanya justru membunuh secara tidak langsung pungkas Alek Purba.

Jika keadaan seperti ini terus berlarut di biarkan apa jadinya negara ini nantinya…?  Apakah masyarakat kecil harus terus terjajah…?

Ali.M

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: