HMSTimes - What Happened Today? Pernikahan Bobby Nasution Dengan Kahiyangan Boru Siregar "Horas Tondi Madingin" | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Pernikahan Bobby Nasution Dengan Kahiyangan Boru Siregar “Horas Tondi Madingin”

Pernikahan Bobby Nasution Dengan Kahiyangan Boru Siregar “Horas Tondi Madingin”

HMSTimes.com Natuna-Peradaban sebuah Kebudayaan Tapanuli Selatan (Mandailing),menjadi trending topik pada tahun ini, terkait pernikahan Bobby Nasution dan Kahiyangan boru siregar. Dinamika salah satu budaya yang ditampilkan di stasiun merupakan upaya untuk menginformasikan kepada masyarakat terkait sebuah perkawinan dari kebudayaan dan istiadat yang bebeda, yaitu Tapanuli Selatan (mandailing),dengan adat istiadat kebudayaan jawa.

Sebuah tontonan bagi masyarakat yang di tampilkan oleh stasiun stasiun tv terkait hal pernikahan Boby Nasution Dengan Kahiyangan Boru Siregar  yang merupakan putri bapak presiden Jokowi berdarah suku jawa,bentuk pola sebuah persembahan yang memberikan aspek pendidikan sangat baik agar masyarakat mengetahui tata cara pesta adat kedua belah pihak yang melangsungkan acara presepsi  hajatan pernikahan adat,sebagai pembelajaran secara langsung.

Peran peran tokoh adat yang memberikan penjelasan di stasiun televisi,memberikan sebuah penegasan yang menjelaskan betapa sangat tingginya derajat dan martabat sebuah adat beserta ornamen-ornamen berupa kain ulos sadun, bulang dan lain sebagainya yang harus dipakai, terlampir yang tidak bisa di kesampingkan dalam segala hal berupa kelengkapan berupa ritual manortor, maronang onang, mangayapi, mangalehen upa upa, baju adat dan lain sebagainya yang ditampilkan.” Artikulasi terlaksananya sebuah acara pesta adat berjalan dengan sempurna.

Seluruh rangkaian acara hajatan resepsi pesta nikah adat yang di persembahkan, antara Bobby Nasution dengan Kahiyangan boru siregar, peran seorang raja dan yang lain sebagainya yang termasuk dalam strukturnya adat Batak Tapanuli Selatan, Mandailing, dan dalihan natolu (Mora, Boru dan Kahanggi), melambangkan tatanan sebuah kaum dalam komunitas suku Tapanuli selatan (Mandailing), yang tersebutkan menurut bahasa daerah. Sebuah momentum yang menjadikan keaneka ragaman budaya Indonesia dalam satu kesatuan yang indah.” Horas tondi madingin”(Semoga bahagia membawa keteduhan hati).

Lubis

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: