HMSTimes - What Happened Today? Perlombaan Teknologi Tepat Guna Se-Kota Batam | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Perlombaan Teknologi Tepat Guna Se-Kota Batam

Perlombaan Teknologi Tepat Guna Se-Kota Batam

 

HMSTimes.com,Batam- Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengapapresiasi karya-karya inovatif masyarakat yang dianggap sangat sepele dan sederhana, namun sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. untuk mengakomodir dan menambah daya kreatif dari para inovator, diadakan lomba inovasi yang diikuti oleh 24 inovasi. perlombaan ini adalah lomba untuk menjadi teknologi tepat guna (TTG) unggulan se-Kota Batam. Teknologi-teknologi ini berlomba dalam Lomba TTG dan TTG Unggulan tingkat Kota Batam Tahun 2017 di Kepri Mall, Rabu-Jumat (19-21/4).

Ada beberapa TTG yang ikut dalam lomba ini antara lain: alat pembuka tutup dan label botol otomatis, insect control air system, troli kursi, jemuran outdoor AC, kotak pintar untuk paud, alat pemotong limbah plastik dan kertas, alat pembuat tali limbah sampah plastik dan kertas, pusaka tapal atau pengupas serabut kelapa tenaga pedal, afilado, dan alat pendingin mata bor.

Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad mengatakan TTG ini diharapkan jangan hanya berhenti di perlombaan, tapi ada baiknya diimplementasikan di tengah-tengah masyarakat sehingga bermaanfaat bagi masyarakat.

Amsakar saat pembukaan TTG, menyampaikan bahwasanya nilai tambah produk itu terletak pada kreativitas dan inovasi, ini yang kita rasa dangkal di TTG ini. Entah ke mana pergi barang-barang yang diciptakan masyarakat itu,

Teknologi inovatif ciptaan masyarakat seperti ini harus dimanfaatkan. Agar bisa memberi nilai tambah bagi daerah dan nasional.

“Kesannya seperti terbiarkan. Tapi daerah sangat terbatas untuk kelola itu. Maka kita minta saat TTG di pusat disampaikan agar bisa dibantu Kementerian terkait,” kata dia.

Ketua panitia, Hasyimah mengatakan peserta lomba terdiri dari 17 kategori umum dan mahasiswa, dan tujuh kategori pelajar.

Untuk mengapresiasi dan membantu para inovator yang akan jadi nominasi panitia menyediakan hadiah dengan total Rp 55 juta.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kelurahan, Catatan Sipil, dan Kependudukan Provinsi Kepulauan Riau, Sardison mengatakan TTG dari Kepri ini selalu menjadi nominator nasional. Artinya temuan yang diciptakan masyarakat Kepri masuk kategori inovatif.

“Sekolah-sekolah juga banyak yang berprestasi di nasional dengan inovasinya. Potensi seperti ini harus kita tangkap juga,” kata dia.

Sardison mengatakan lomba TTG tingkat Provinsi Kepri akan dilaksanakan Mei di Kota Tanjungpinang. Sementara tingkat nasional rencananya digelar di Palu Sulawesi Tengah antara September atau Oktober mendatang.

“Mudah-mudahan Kepri bisa mempertahankan tradisi nominatornya. Dengan inovasi-inovasi seperti ini akan menambah daya guna untuk menciptakan efektifitas kegiatan masyarakat sehari-hari.

A.Zagoto.

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: