HMSTimes - What Happened Today? Perindo Bali Dukung HT Dengan Pernyataan Sikap Cap Jempol Darah. | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Perindo Bali Dukung HT Dengan Pernyataan Sikap Cap Jempol Darah.

Perindo Bali Dukung HT Dengan Pernyataan Sikap Cap Jempol Darah.

HMSTimes.com, Batam – Ketua Umum DPP Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT) ditetapkan  sebagai tersangka oleh Kepolisian dan Kejaksaaan Agung terkait kasus sms yang ditujukan kepada Jaksa Yulianto, di duga  bentuk kriminalisasi.

Menurut Partai Perindo Bali, penetapan HT sebagai tersangka merupakan tindakan sewenang-wenang terhadap hak konstitusi untuk mengeluarkan pendapat.

“Artinya kita tidak main-main mendukung Bapak Hary Tanoe, kita ini serius mendukung dan ini sebagai bukti dukungan yang tersolimi. Karena itu kita sampaikan pernyataan sikap ini,” tegas Ketua DPW Partai Perindo Provinsi Bali, Wayan Sukla Arnata di Sekretariat DPW Partai Perindo Provinsi Bali, Kamis (29/6) kemarin, di kutip dari jarrakbali.com

Partai Perindo Bali beri  dukungan dan pernyataan sikap dengan cap jempol darah.

Karena itu, DPW Partai Perindo Bali, DPD Perindo se-kabupaten/kota se-Bali beserta seluruh Organisasi Sayap Partai Perindo Bali menyatakan sikap yang intinya sepakat bahwa hukum di Indonesia harus ditegakan dan dijunjung tinggi sebagai panglima sesuai ketentuan dan Undang-Undang yang berlaku tanpa pandang bulu terhadap pelaku pelanggaran hukum.

“Kita ingin hukum betul-betul ditegakan di Indonesia. Jadi belum apa-apa Bapak Hary Tanoe sudah dikatakan tersangka. Padahal belum saatnya dikatakan tersangka, karena belum dilakukan suatu pembuktian apa benar bersalah atau tidak. Kenapa dikatakan sudah tersangka, ini seperti isu belaka,” ungkapnya seraya menyebutkan terkait SMS Hary Tanoe hanya menyangkut keprihatinan terhadap kebenaran yang terjadi di Indonesia, namun SMS itu berbuntut adanya pelaporan pidana yang dilakukan oleh oknum Jaksa Yulianto. “Jadinya SMS yang dikirim oleh Hary Tanoe sangat tidak layak diasumsikan atau dikategorikan sebagai bentuk pelanggaran atau tindakan ataupun perbuatan pidana sebagaiman dimaksud Pasal 29 UU No.11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE),” tandasnya.

Terkait proses hukum yang saat ini telah dilakukan oleh pihak Polri No.LP.100/I/2016 Bareskrim dan Teregister dengan No.TBL/69/I/2016 Bareskrim, maka dengan ini DPW dan DPD Partai Perindo Kabupaten/Kota se-Bali dan Organisasi Sayap Partai Perindo Bali dengan tegas menolak adanya kriminalisasi dan proses hukum terhadap Hary Tanoe dengan tuduhan atau sangkaan telah melanggar UU UTE. Karena dari SMS Hari Tanoe tersebut bersifat umum dan idealis, serta sama sekali tidak mengandung unsur ancaman kepada pihak siapapun. “Tidak ada unsur pengancaman SMS Pak Hary Tanoe. Saya sudah baca itu, tidak ada pengancaman seperti itu. Silahkan dicocokan,” terangnya.

Sebagai wujud keseriusan dan keberanian Partai Perindo se-Bali sebagai pendukung Hary Tanoe seluruh kadernya langsung membubuhkan tanda tangan dan cap jempol darah di seluruh Bali. “Kita sungguh-sungguh dan serius ini. Meskipun daerah lain belum menunjukan, tapi Bali yang pertama menyatakan sikap sangat tegas dan jelas mendukung Bapak Hary Tanoe sebagai pihak yang tersolimi,” katanya sembari menegaskan akan melakukan gerakan sosial dengan mengumpulkan seratus Sarjana Hukum, termasuk masyarakat untuk diminta pendapatnya. “Kita akan buktikan bahwa Hary Tanoe adalah benar. Karena secara hukum sosial Hary Tanoe adalah benar dan kita meragukan Bapak Hary Tanoe ditetapkan sebagai tersangka,” tutupnya.

Sr

Sumber jarrakbali.com

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: