HMSTimes - What Happened Today? Penyelenggaraan Moon Cake Festival 2018 Oleh Pemko Tanjungpinang, Mendapat Apresiasi Dari Kemenpar RI | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Penyelenggaraan Moon Cake Festival 2018 Oleh Pemko Tanjungpinang, Mendapat Apresiasi Dari Kemenpar RI

Penyelenggaraan Moon Cake Festival 2018 Oleh Pemko Tanjungpinang, Mendapat Apresiasi Dari Kemenpar RI

HMSTimes.com, Tanjungpinang – Penyelenggaraan Moon Cake Festival 2018 yang kembali digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang mendapat apresiasi dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (RI).

Apresiasi tersebut ditunjukkan Kemenpar RI dengan mengutus Wakil Ketua Tim Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata, Tendi Nuralam, PHd dan anggotanya Agni Malagina untuk menghadiri acara yang nantinya akan dihadiri oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S. Pd dan tamu undangan lainnya.

Perhelatan moon cake festival sebagai salah satu sarana untuk melestarikan dan mengembangkan budaya di Kota Tanjungpinang ini akan berlangsung di Jalan Merdeka pada 22 September 2018.

Festival ini akan dimeriahkan dengan berbagai aksi seperti barongsai, naga, dancer, pembacaan gurindam 12, puisi, dan band. Yang tatkalah menarik adalah bazar kuliner khas moon cake yang juga dikenal dengan kue bulan.

Selanjutnya pada Minggu (23/9) pagi, tim Kemenpar RI akan ngopi bareng bersama Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S. Pd, para Kepala OPD terkait, tokoh masyarakat dari etnis Tionghoa, Bobby Jayanto, Fengki Fesianto dan lainnya.

” Tim Kemenpar RI berangkat via pesawat garuda dari Jakarta ke Tanjungpinang pada Sabtu siang. Kemudian malam harinya, mereka akan menghadiri festival moon cake “, terang Ketua Panitia Pelaksana, Maswito, setelah dirinya dihubungi secara langsung oleh tim Kemenpar RI

Dijelaskan oleh Maswito, mengenai ngopi bareng di Jalan Merdeka sudah dikoordinasikannya dengan Wali Kota, H. Syahrul, tokoh masyarakat Tionghia Bobby Jayanto dan Fengki Fesinto by phone. “Prinsipnya mereka menyambut baik acara ngopi bareng yang merupakan ide dari Pak Tendi Nuralam dari Kemenpar RI,” kata Maswito

Ia juga mengungkapkan keinginan Kemenpar RI untuk merevitalisasi Kota Lama Tanjungpinang menjadi Kota Pusaka. ” Kalau nanti Kota Lama Tanjungpinang menjadi “Kota Pusaka”, otomatis pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan membantu untuk melakukan pembenahan agar Kota Lama Tanjungpinang lebih cantik dan menarik”,ujar Maswito

Kemenpar RI, lanjut Maswito punya perhatian khusus terhadap Kota Lama Tanjungpinang yang dinilai banyak peninggalan sejarahnya. “Saat ini, untuk Kota Lama Tanjungpinang sudah ada paket jelajah Kota Lama yang dibuat oleh Raja Muhamad Syafarullah yang juga Ketua HPI Tanjungpinang. Ternyata peminatnya cukup banyak, terutama wisman dari Singapura, Eropa dan China”,ucapnya

Dalam festival moon cake kali ini, kata Maswito, yang tak kalah cetarnya Bobby dan Fengki bakal unjuk gigi. Kedua tokoh masyarakat ini akan menampilkan bakat terbaiknya di atas panggung.

Di momen ini, Bobby akan membacakan puisi kesayangannya berkaitan dengan moon cake. Sedangkan Fengky akan menyanyikan lagu melayu kesayangannya “Lancang Kuning” dengan okulelenya.

“Keduanya menyatakan siap unjuk gigi dan menyumbangkan suara emasnya. Penampilan kedua tokoh ini tentunya akan menarik perhatian penonton dan akan menambah arti dari pelaksanaan moon cake tahun ini”, ucapnya

Terlebih lagi, sambung Maswito, penampilan Fengki dengan suara khasnya akan menyita perhatian penonton. Orang akan bertanya, etnis Tionghoa ternyata bisa menyanyikan lagu Melayu.

Sementara Bobby memang dari dulu sudah sering membaca puisi. Salah satu yang paling terkenal itu adalah puisinya yang berjudul jangan panggil aku China. Puisi ini juga sering dibacakannya dalam berbagai kesempatan dan pementasan”,pungkas Maswito*

Sumber : Diskominfo Kota Tanjungpinang

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: