HMSTimes - What Happened Today? PENANGKAPAN KAPAL BERMUATAN BERAS Total 4.588.8 Ton OLEH TIM GABUNGAN WFQR IV | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > PENANGKAPAN KAPAL BERMUATAN BERAS Total 4.588.8 Ton OLEH TIM GABUNGAN WFQR IV

PENANGKAPAN KAPAL BERMUATAN BERAS Total 4.588.8 Ton OLEH TIM GABUNGAN WFQR IV

HMSTimes.com, Batam – Panglimakoarmada 1 Laksamana Muda TNI Yudho Margono,S.E,M.M, meninjau kapal MV Alkar Trust dan MV. Kar Trust yang ditangkap tim gabungan WFQR (Western Fleet Quick Response) Koarmabar,Lantamal IV dan Lanal Batam, saat sedang melaksanakan ship to ship (STS) muatan berupa beras dengan total 4.588,8 ton, Kamis (17/5/2018).

Tim gabungan WFQR Koarmabar,Lantamal IV dan Lanal Batam dengan Patkamla Sea Rider 1, Sea Rider 2 dan Sea Rider Tim 1 Jatanrasla telah melaksanakan henrikhan terhadap kapal MV Alkar Trust dan MV. Kar Trust yang sedang melaksanakan ship to ship (STS) muatan beras, di perairan Teluk Sebong Bintan, pada hari Selasa (8/5/2018) pukul 18.30 Wib.

Panglimakoarmada 1 Laksamana Muda TNI Yudho Margono,S.E,M.M, mengatakan, penangkapan berawal dengan adanya informasi intelijen, bahwa akan adanya aktifitas transfer muatan disalah satu kapal yang sedang lego jangkar di perairan Batam.

Selanjutnya Tim Gabungan WFQR IV dengan menggunakan Patkamla Sea Rider 1, Sea Rider 2 dan Jatanrasla 1 melaksanakan patroli dan penyekatan di beberapa titik yang kemungkinan dijadikan sebagai area lego jangkar oleh kapal tersebut.

“Selasa (8/5/2018), sekira pukul 17‘00 Wib Tim WFQR Lanal Batam Patkamla Sea Rider 2, melaksanakan giat patroli penyekatan di sektor perairan Karang Galang Batam, dan pada saat itu terdeteksi adanya 2 (dua) kapal yang mencurigakan dalam posisi berdampingan,” Ujarnya.

Selanjutnya tim WFQR menuju ke kapal sasaran, setibanya di lokasi selanjutnya Tim WFQR melaksanakan pemeriksaan terhadap kedua kapal tersebut, pemeriksaan terhadap kedua kapal juga diback up oleh Patkamla Sea Rider 1 Lanal Batam dan Sea Rider Tim 1 Jatanrasla.

Berdasarkan data await pemeriksaan dokumen dan muatan, diketahui kapal MV Alkar Trust bermuatan beras produk Myanmar White Rice 25 PCT Brokens Emata dengan total 4.588,8 ton dan masa expired bulan September 2019, dan sedang melaksanakan kegiatan ship to ship muatan beras ke kapal MV Kar Trust di perairan Teluk Sebong, Indonesia.

Dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh kedua kapal antara lain:

  1. Diduga nahkoda kapal MV Alkar Trust melayarkan kapal tidak sesuai dengan
    rute pelayaran berdasarkan port clearance dari Tamatave MadagaSkar menuju ke Durban Afrika Selatan

  2. Diduga nahkoda kapal MV Kar Trust melayarkan kapal tidak sesuai dengan rute pelayaran berdasarkan port clearance dari Thailand menuiu ke High Seas.

  3. Melakukan pelanggaran tindak pidana keimigrasian. .

  4. Melakukan ship to ship tanpa ijin syahbandar untuk transfer muatan di tengah laut (bongkar muatan bukan di pelabuhan resmi)

  5. Kedua kapal tersebut masuk wilayah Indonesia tanpa adanya PKKA (Penunjukan Keagenan Kapal Asing)

“Kapal tersebut mempekerjakan 49 orang pekerja dari Batam, yang terdiri dari operator crane dan buruh angkut untuk membantu pelaksanaan ship to ship tersebut,” Ujar Yudo.

Ia juga menambahkan, berdasarkan data awal bahwa kedua kapal tersebut milik salah satu perusahaan pelayaran singapore dan rencananya muatan beras tersebut akan dibawa ke Singapura.

Selanjutnya kedua kapal beserta ABK dan muatan diamankan oleh lanal Batam, dan pada saat ini sedang dilaksanakan pengecekan/pemeriksaan lanjut terhadap muatan kedua kapal oleh Tim Intelijen Lanal Batam, tutup Yudo.

yuyun

Editor AZ

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: