HMSTimes - What Happened Today? Pemko Batam Akan Membangun Taman Tuah Melayu | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Pemko Batam Akan Membangun Taman Tuah Melayu

Pemko Batam Akan Membangun Taman Tuah Melayu

HMSTimes.com,Batam- Pemerintah kota akan memanfaatkan lahan bahu jalan untuk dijadikan sebagai taman. salah satunya adalah lahan pelebaran jalan dari Simpang BNI sampai ke simpang Vihara Maitreya Wira, yang rencananya akan dikerjakan oleh Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pertamanan (Disperkimtam) Kota Batam.

Rencana pembangunan ruang terbuka hijau ini akan dibangun di lahan seluas hampir 1 hektare. dan akan di namai Taman Tuah Melayu.

“Namun  untuk kepastian  penamaannya Pemko Batam  masih menunggu masukan dari Lembaga Adat Melayu,” kata Kepala Disperkimtan, Herman Rozi di Batam Centre, Senin (22/5).

Tak hanya dari segi nama, fasilitas yang disiapkan juga akan menggambarkan nuansa daerah. Seperti bangku taman yang menggunakan motif khas melayu. Ada empat motif yang diadopsi yakni pucuk rebung, tampuk manggis, buih selasih, dan itik sekawan.

Nuansa melayu yang paling utama adalah tugu tunjuk langit. Tunjuk langit ini biasa terlihat pada bagian depan atap rumah masyarakat melayu Kepulauan Riau (Kepri). Tugu setinggi 20 meter tersebut akan dihiasi permainan cahaya warna warni untuk memperindah penampilannya

Kekhasan lainnya akan tampak pada ruang pengelola. Atap bangunan ini akan dibangun menyerupai Gonggong, hewan laut spesifik Kepri yang jadi kuliner khas setempat.

“Kita juga akan buat yang futuristik. Kita buat struktur berbentuk intan,” kata Herman.

Kenapa intan? filosofinya menggambarkan bahwasanya Batam merupakan kota istimewa, yang memiliki nilai jual tinggi seperti intan. Meski bangunan futuristik, nama yang diberikan tetap ada sisi melayunya yaitu Intan Sri Madani.

 

Herman mengatakan taman yang dibangun bersifat taman aktif. Artinya dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas. Hal ini sesuai dengan amanat Walikota Batam, Muhammad Rudi yang meminta ruang terbuka hijau berfungsi sebagai hutan kota sekaligus tempat interaksi masyarakat.

Taman Tuah Melayu ini akan dilengkapi fasilitas jogging track sekaligus jalan selebar dua meter pada bagian tengah taman. Kemudian juga arena bermain anak, sarana olahraga, dan sebagainya.

Masyarakat yang ingin berkunjung bisa memarkirkan kendaraannya di kawasan rumah toko samping taman. Sehingga tidak akan mengganggu arus lalu lintas di wilayah tersebut.

Saat ini proyek terebut sudah dianggarkan dan sudah sampai ketahap lelang pengawas sebelum lelang fisik/pelaksana, dan sesuai jadwal akan selesai bulan November tahun ini. ujar Herman.***

A.Zagoto

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: