HMSTimes - What Happened Today? Pemkab Nias Selatan Bungkam Terkait Perekrutan GBD, Ketua Komisi A Minta Penegak Hukum Segera Proses | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Pemkab Nias Selatan Bungkam Terkait Perekrutan GBD, Ketua Komisi A Minta Penegak Hukum Segera Proses

Pemkab Nias Selatan Bungkam Terkait Perekrutan GBD, Ketua Komisi A Minta Penegak Hukum Segera Proses

HMSTimes.com,Batam- Polemik Perekrutan guru bantu daerah (GBD) kabupaten Nias Selatan sebanyak 208 orang yang tidak melalui mekanisme yang ada, sehingga menimbulkan pro dan kontra di lingkungan pemerintahan maupun legislatif Kabupaten Nias Selatan.

Seyogianya perekrutan  GBD tersebut harus melibatkan lembaga legislatif yang merupakan mitra kerja pemerintah dalam membangun sebuah daerah, namun yang terjadi di Nias Selatan bahkan sebaliknya, DPRD dan Pemerintah tidak sejalan dalam menjalankan roda pemerintahan di Nias Selatan.

Perekrutan yang tidak jelas dan tidak transparan menyebabkan ” kerugian hak ” bagi warga Nias Selatan yang memiliki hak yang sama sebagai warga negara untuk menjadi bagian dari unsur penggerak roda pemerintahan di bidang Pendidikan.

Ketua komisi A. DPRD Nias Selatan dari fraksi PKPI,  Ikhtiar Telaumbanua kepada HMSTimes.com Via telepon selulernya mengatakan terkait perekrutan tersebut, Plt. Kadis Pendidikan Nurhyati Telaumbanua, S.Pd.M.M mengakui hal itu ketika Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan komisi A DPRD Kabupaten Nias Selatan.

Dengan tegas Ikhtiar kepada HMSTime.com mengatakan bahwa  Penambahan GBD Siluman sebanyak 208 Orang oleh Dinas Pendidikan Nias Selatan jelas-jelas telah mengkhianati Visi Misi Bupati Nias selatan yang transparan, Melayani dengan Jujur dan Sederhana, serta semangat program KB yang di luncurkan oleh Pemda Nias Selatan.

” saya heran apakah proses perekrutan GBD siluman ini sudah di setujui oleh pimpinan Daerah ? ” apabila hal tersebut belum di ketahui oleh Bupati Nias Selatan, kita minta Bupati untuk menindak tegas SKPD yang telah berbuat yang tidak benar tersebut. Dan sebaliknya jika hal tersebut sudah sepengetahuan Bupati Nias Selatan, maka begitu teganya seorang pemimpin  mengkhianati janji politiknya, yang tertuang dalam motto program “Siwa Sanuwu Sihono  (sembilan pilar pokok utama)“ terang Ikhtiar.

” Hal ini sangat mendasar   dalam pengangkatan GBD siluman ini kita yakini melibatkan semua pejabat pemkab Nias selatan, secara aturan kalau ada suatu keputusan yang dibuat pasti melalui proses eksaminasi mulai dari SKPD, Bagian Hukum, Asisten, Sekda, Wakil Bupati Dan Terakhir Bupati Nias Selatan  memproses dan menandatanganinya “, terang Ikhtiar.

HMSTimes,com telah menerbitkan dua kali berita terkait hal ini, dengan mengkonfirmasi pihak-pihak yang berkompeten yang mengambil kebijakan dalam perekrutan GBD tersebut,antara lain, Kadisdik Nias Selatan Nurhyati Telaumbanua, Sekda Nias Selatan, Ikhtiar Duha via SMS, WA, telpon langsung, namun tidak ada tanggapan dari mereka, dan juga mengkonfirmasi kepada ketua DPRD Nias Selatan, Sidi Adil Harita, S.Sos, juga tidak ada tanggapan, semuanya Bungkam.

Dari kebungkaman tersebut, timbul pertanyaan, apakah ia pejabat  pemda Nias Selatan yang berkompeten berjamaah untuk menggolkan perekrutan tersebut untuk  kepentingan tertentu…?

Ikhtiar Telaumbanua selaku ketua komisi A DPRD Nias Selatan menilai dengan bungkamnya para pejabat di Pemkab Nias Selatan mengidikasikan temuan perekrutan GBD yang di anggap siluman serta persekongkolan pejabat untuk menggolkan perekrutan itu benar adanya. Ikhtiar harapkan kepada penegak hukum di negeri ini agar hal ini  Cepat di proses sesuai hukum yang berlaku.

A.Z

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: