HMSTimes - What Happened Today? Pasokan Barang dan Harga Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Pasokan Barang dan Harga Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru

Pasokan Barang dan Harga Stabil Jelang Natal dan Tahun Baru

Rapat Koordinasi Ketersediaan Pasokan dan Stabilitas Barang Kebutuhan oleh menteri Perdagangan RI Enggartiarso Lukita

HMSTimes.com, Tanjungpinang -Pasokan barang kebutuhan pokok dan harga barang jelang Natal dan Tahun Baru di Indonesia masih stabil. Hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan RI  Enggartiarso Lukita ketika memimpin Rapat Koordinasi Ketersediaan Pasokan dan Stabilitas Barang Kebutuhan Pokok Menjelang Natal 2018 dan Tahun Baru, bertempat  Hotel Nagoya Hill, Batam, Minggu (11/11).

Hal tersebut dipaparkan Lukita dihadapan Bupati dan Walikota Se-Indonesia. Menurut Lukita, pengendalian harga dan pasokan barang kebutuhan pokok berjalan baik dan harga relatif stabil. Naik turun harga terjadi karena mekanisme pasar, pada saat tertentu bisa  mengalami kenaikan, pada setiap akhir tahun biasanya juga mengalami trend kenaikan. “Sejak tahun  2016 hingga 2018,  dua tahun  berturut-turut kita sudah mampu  mengendalikan inflasi, hanya ayam dan telur sedikit mengalami kenaikan,” ujar Lukita.

Ditambahkannya, kondisi ini didukung oleh kesiapan Bulog akan stok dan gudang serta Satgas Pangan yang sudah berjalan dengan baik.

Lukita memaparkan, pada saat harga naik ketersediaan kurang, maka Bulog harus  segera melaksanakan operasi pasar sesuai Het. Ia berharap pada saat jelang Natal dan Tahun Baru permintaan meningkat, dikawatirkan suplay  barang berkurang, semoga itu tidak terjadi. Untuk itu, Lukita meminta kepada seluruh kabupaten/kota melakukan pemantauan dan menyampaikan laporan perkembangan ketersediaan dan harga mulai November ke Dirjen.

Murahnya gula import dibandingkan gula lokal, Lukita mengatakan hal tersebut terjadi karena mesin yang kita miliki sudah tua. “Kita bandingkan gula import lebih murah dari gula luar negri, ini karena mesin kita sudah tua, bagaimana bisa berkompetisi dengan luar negeri yang memiliki mesin baru,” ujarnya.

Sementara itu Gubenur Kepri Nurdin Basirun mengatakan, Kepri bukan daerah penghasil dan merupakan daerah kepulauan, yang saat ini memasuki  angin utara berpengaruh terhadap kestabilan harga terutama di Kabupaten Natuna, Anambas dan Lingga. kadang inflasi naik bisa mengakibatkan investasi terganggu. Nurdin meminta kepada menteri agar ada kebijakan khusus untuk pasokan barang untuk wilayah  Kepri. Namun secara keseluruhan menurut Nurdin harga barang masih stabil dan stok masih mencukupi hingga akhir tahun dan jelang tahun baru.

Pada kesempatan tersebut, Nurdin juga mempromosikan Tanjungpinang yang memiliki objek wisata menarik yang patut dikunjungi. Selain itu juga Lagoi yang memiliki keindahan alam yang tidak jauh kalah dengan negara lain, punya daya tarik tersendiri. Ia mengajak yang hadir untuk berkunjung ke Ibu Kota Provinsi Kepri.

Disela-sela acara, Wakil Walikota Tanjungpinang Rahma didampingi Staf Ahli Samsudi yang juga merangkap Plt. Kadis Perindag Kota Tanjungpinang,  bersama Irwan selaku Asisten II mengatakan hal yang sama. Rahma memaparkan bahwa, Tanjungpinang masih memiliki stok kebutuhan pokok yang cukup hingga jelang Natal dan Tahun Baru, dan harga barang juga masih stabil. ” untuk menjaga kestabilan harga tersebut Pemko Tanjungpinang akan meningkatkan pengawasan, “ujarnya.

(red/humas)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: