HMSTimes - What Happened Today? OPINI : Sikap Perusahaan Dalam Pendidikan Perburuhan (Kritis Apabila Perusahaan Tidak Melatih Buruh Dalam Ilmu Perburuhan/ Ketenagakerjaan) | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Fokus > OPINI : Sikap Perusahaan Dalam Pendidikan Perburuhan (Kritis Apabila Perusahaan Tidak Melatih Buruh Dalam Ilmu Perburuhan/ Ketenagakerjaan)

OPINI : Sikap Perusahaan Dalam Pendidikan Perburuhan (Kritis Apabila Perusahaan Tidak Melatih Buruh Dalam Ilmu Perburuhan/ Ketenagakerjaan)

HMSTimes.com, Batam- Sering kali kita mendengar apabila buruh tidak mengerti akan hak-haknya ,atau hanya menutut hak tanpa mempertimbangkan kewajibannya. Tanpa kita sadari hal itu terjadi di karena buruh tersebut tidak mengetahui atau dibekali mengenai pengetahuan peraturan dan hukum ketenagakerjaan sesuai Undang-undang. Apakah ini hanya menjadi tugas Serikat Pekerja / Serikat Buruh saja ??? jawabannya tidak.

Perusahaan wajib juga melakukan pelatihan terhadap karyawannya dan juga terhadap buruh dan bukan hanya kepada sebatas manajemen perusahaan., hal itu dikarenakan dalam sikap perusahaan yang mengharuskan dan memporsir tenaga buruh dan dihargai dengan upah sudah seharusnya juga melatih para buruh dalam meningkatkan skill pengetahuannya terhdap  Undang-undang Ketenagakerjaan, karena dengan demikian maka produk buruh yang bertanggungjawab pasti akan tertanam dalam diri buruh tersebut.

Mendapatkan Pendidikan yang layak dan peningkatan pengetahuan perburuhan sudah sewajarnya mulai dilakukan oleh perusahaan dimana buruh tersebut bekerja, bisa dengan melatih skill, melatih pembelajaran ilmu ketenagakerjaan atau hal lain, dan dengan melatih ilmu ketenagakerjaan juga salah satu contoh yang pas dan diterapkan agar pendidikan buruh tidak hanya sebatas perusahaan dan rumah tempat buruh tersebut tinggal. Pada kenyataannya perusahaan hanya melakukan program yang hanya untuk meningkatkan dan menaikkan nama perusahaan, contohnya bidang olahraga sepakbola dan kontes kecantikan, kenapa demikian ?? karena nilai yang dihasilkan dengan kompetisi dan kontes kecantikan maupun olahraga sepakbola sangat diminati dan mendapat respon positif dari semua kalangan, tetapi hanya sebatas itukah ?

Disini perusahaan harus lebih jeli melihat bahwa ilmu hukum terutama hukum perburuhan dan ketenagakerjaan harus lebih dimatangkan dan diberikan kepada buruh agar buruh pun mengetahui apa saja yang menjadi tugasnya, kewajibannya dan menerima hak yang sesuai .,salah satunya perusahaan dapat memberikan ilmu pengetahuan perburuhan/ ketenagakerjaan dengan mendatangkan dosen / pengajar yang mempunyai lisensi dan atau mendatangkan langsung pihak pemerintah dalam hal ini bisa saja dari Dinas tenagakerja setempat., kami meyakini hal tersebut dapat dimaklumi dan dapat menambah wawasan bagi semua pihak terutama buruh.

Bagaimana jika Perusahaan tempa tburuh tersebut sangat “anti” apa bila buruh tersebut menguasai ilmu perundang-undangan dan pengetahuan tenaga kerja dan perburuhan ?

Disinilah butuh sikap dari semua pihak, bukan cuma pada pemerintah saja tetapi pada semua organisi Serikat Buruh / Serikat Pekerja  yang menyuarakan pentingnya manajemen perusahaan yang peduli tehadap ilmu perburuhan yang mana buruh dapat mengerti tentang hak dan kewajibannya sebagai buruh., tentu saja ini juga akan mengurangi tugas dari Serikat Buruh/ Serikat Pekerja itu sendiri., dan mereka yang anti terhadap Serikat Pekerja/ Serikat Buruh akan mengerti bahwa semua yang diperjuangkan terhadap anggotanya perusahaan juga memperjuangkan dengan melakukan pendidikan terhadap buruh itu sendiri.

Perusahaan jangan hanya mengedepankan kepentingan sosial terhadap dunia luar saja, tetapi kepentingan terhadap buruh pun haruslah lebih diutamakan melalui pendidikan dan pelatihan hukum ketenagakerjaan dan hukum Perburuhan.

Sudahkah perusahaan saudara menerapkan demikian ? jika tidak maka lakukanlah dengan segera mungkin.

Oleh: Santo Batara Lubis, SH- Ketua Wilayah/ Korwil SerikatBuruh Sejahtera Indonesia Kepulauan Riau.

A.Zagoto

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: