HMSTimes - What Happened Today? Nasib Ririn Tak Seperti Anak Sekolah Yang Lain | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Nasib Ririn Tak Seperti Anak Sekolah Yang Lain

Nasib Ririn Tak Seperti Anak Sekolah Yang Lain

HMSTimes.com, Medan- Panasnya terik matahari tak membuat wajah ririn murung. Anak berusia 9 tahun ini adalah bungsu dari 5 bersaudara. Ririn terpaksa berjualan aqua botol di pinggir jalan demi membantu ibunya membayar uang sekolah.

Ketika ditanya ririn mengaku tinggal di daerah tanjung gusta dekat lembaga pemasyarakatan. Ia juga mengaku kalau dia berjualan aqua botol sejak tahun lalu.

Ririn bersekolah di SD Bina Agung, salah satu perguruan swasta di dekat rumahnya, masuk jam 7 pagi dan pulang jam 1 siang. Setelah pulang sekolah barulah dia bersama ibunya berangkat menjual aqua botol dipinggir jalan meranti, medan petisah.

“Aku masih sekolah om, aku sekolah di SD Bina Agung dekat rumah jadi tidak pake ongkos, habis sekolah baru aku sama ibu jualan aqua disini, saat ini aku sendiri karena ibu lagi ngantar sayur kesana” tutur Ririn. Kamis, 18/10/2018.

Duduk diatas semen didepan sebuah pergudangan tepat dipinggir jalan, Ririn berharap orang-orang yang melintas mau membeli aquanya walaupun aqua yang dijualnya hanya dipajang begitu saja diatas lantai dan seolah tak terlihat sedang berjualan.

Dia juga mengaku kalau ayahnya sudah menikah lagi, mereka tinggal di tanah garapan, rumah milik orang lain, bahkan Ririn tak sempat mengingat raut wajah ayahnya karena saat itu Ia baru berusia 1 tahun.

“Ayah nikah lagi om, makanya aku tak kenal wajah ayah. Kata ibu waktu itu umurku baru 1 tahun, ayah dan ibu pisah dan ayah nikah lagi, kata ibu sih, ayah tinggal di medan ini juga” jawab Ririn ketika ditanya.

Sekolah di sekolah swasta dengan biaya uang sekolah 60 ribu per bulan Ririn anak kelas 4 ini bercita-cita menjadi orang sukses, biar nanti bisa bantu ibunya mencari uang.

Anak ini punya 4 abang, 1 orang sudah tamat SMA, 3 orang lagi masih sekolah, kelas 3 SMP, kelas 1 SMP dan kelas 6 SD.

(Sabar)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: