HMSTimes - What Happened Today? Merasa Terusik Sang Kades Minta Wartawan Menghadap Ke Kantor Desa Selemam | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Merasa Terusik Sang Kades Minta Wartawan Menghadap Ke Kantor Desa Selemam

Merasa Terusik Sang Kades Minta Wartawan Menghadap Ke Kantor Desa Selemam

HMSTimes.com,Natuna- Terkait Pemberitaan pada tanggal 7 september 2017 yang lalu dengan judul ( ” Kenapa Bawa-bawa Wartawan ” Bustami Diduga Intimidasi Nara Sumber Dan Kangkangi Undang Undang Pers No.40 Tahun 1999 ). Kepala desa Seleman meminta Awak media ini menghadap oleh sang kades Bustami melalui salah seorang teman di salah satu group WA,(07/09/2017). Sehubungan dengan permintaan tersebut awak media ini tidak dapat memenuhi permintaan tersebut pada hari itu, dikarenakan awak media ini, melaksanakan peliputan di Desa Batubi Dan Desa Kelarik. Sehingga menimbulkan berbagai opini, dari kalangan awak media Natuna.

Dalam perbincangan di group WA tersebut, salah seorang rekan dari awak media lain yang diminta Bustami untuk menyampaikan agar media ini menghadap dirinya, berikut kutipan¬† kalimat di WA tersebut, “Kawan-kawan yang bikin berita soal pelayanan pemerintah Desa Selemam, Pak kadesnya Suruh menghadap”. Dengan kalimat tersebut diduga sang kades mempunyai niat kurang bersahabat terhadap awak media ini. Adapun dalih awak media ini menduga jika sang Kades berniat tidak Baik, antara lain :

Pertama, No hp awak media yang memberitakan masalah pelayanan kantor desa Seleman, ada dan diketahui oleh sang Kades, kenapa harus lewat ke group WA atau melalui orang lain ?

Kedua, jika memang sang Kades ingin mengklarifikasi beritanya, selaku pegawai pemerintahan seharusnya sang Kades menyurati sang pewarta secara resmi bukan Via WA group, karena ini menyangkut instansi desa bukan pribadi sang Kades.

Ketiga, jika sang pewarta menyanggupi undangan tersebut, indikasinya banyak, masyarakat akan meragukan jiwa independensi pewarta dalam mewartakan sesuatu, dan akan berasumsi dengan praktek 86 terhadap awak media tersebut.

Dalam perbincangan yang lain salah seorang awak media yang lain memberikan saran agar sang wartawan menentukan tempat agar tidak terjadi hal-hal yang tak di inginkan, kalau mau klarifikasi berita. Mengingat Desa Selemam itu lokasinya sangat jauh.

Menurut sang pewarta Sungguh aneh sikap sang Kades Selemam yaitu Bustami, terkait  maksud dan tujuannya meminta awak media ini menghadap kepadanya melalui awak media lain.

Sementara ketika awak media ini melakukan konfirmasi via SMS dan WA dengan sang kades, dengan jelas awak media ini mengutarakan nama dan identitas yang jelas. “Kenapa harus melalui orang lain”.

Hingga berita ini di tulis tidak tertutup kemungkinan sang kades Bustami tidak mampu melaksanakan tugasnya sebagaimana semestinya, bercermin dari sikapnya untuk mengklarifikasi terkait pemberitaan pelayanan di daerahnya.

Lubis.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: