HMSTimes - What Happened Today? Majelis Hakim Vonis FA Delapanbelas Bulan | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Majelis Hakim Vonis FA Delapanbelas Bulan

Majelis Hakim Vonis FA Delapanbelas Bulan

Ket: Foto akun Facebook terdakwa, Faisal Abdi Lubis

HMSTimes.com – Medan, Sebelumnya dalam dakwaan jaksa menyebutkan kejadian itu terjadi pada Rabu 27 Juni 2018, sekira pukul 13.00 WIB lalu di rumah ibu kandung terdakwa saat sedang menonton hasil Quick Count Pilgubsu 2018 di televisi.

 

Saat bersamaan, terdakwa mengakses akun facebooknya dan melihat ada sebuah akun dari grup facebook yang menuliskan hasil penghitungan suara calon Gubsu nomor urut 2 (Djoss) lebih unggul dari pasangan calon Gubsu nomor urut 1 (Eramas).

 

Terdakwa merasa kesal, lalu menulis komentar atas postingan tersebut melalui akun facebook terdakwa atas nama Faisal Abdi. Terdakwa dalam postingannya, selain menyebutkan calon Gubsu nomor urut 1 menang dan calon Gubsu nomor urut 2 kalah, terdakwa juga menuliskan kalimat kotor dan menyinggung perasaan suku batak.

 

Akibatnya dari komentarnya, anggota grup dalam facebook tersebut merasa keberatan dan melaporkan Faisal Abdi ke pihak kepolisian. 

 

Tak ada pembelaan dari kubu pasangan calon Gubsu nomor urut 1 (Eramas), Faisal Abdi Lubis terdakwa penghina suku batak tampak tenang dan serius saat menjalani sidang dengan agenda pembacaan vonis oleh Majelis Hakim yang diketuai Saryana di ruang Cakra 8 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (17/12) sore.

 

Keterangan dari Majelis Hakim, hal memberatkan, perbuatan terdakwa berpotensi menimbulkan kerusuhan di masyarakat. Sedangkan hal meringankan, terdakwa bersikap sopan selama di persidangan. Perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2) UU RI No. 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI No. 11 tahun 2008 tentang ITE.

 

“Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Faisal Abdi Lubis selama 1 tahun dan 6 bulan (18 bulan) penjara denda Rp20 juta subsider 2 bulan kurungan,” ucap Majelis Hakim.

 

Setelah vonis tersebut, terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi Tambunan yang sebelumnya menuntut terdakwa selama 2 tahun penjara denda Rp20 juta subsider 3 bulan kurungan mengatakan dapat merima keputusan tersebut. (Sabar)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: