HMSTimes - What Happened Today? LANAL Ranai Dan POLRES Natuna Buru Kaburnya Enam Terdakwa Ilegal Fishing | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > LANAL Ranai Dan POLRES Natuna Buru Kaburnya Enam Terdakwa Ilegal Fishing

LANAL Ranai Dan POLRES Natuna Buru Kaburnya Enam Terdakwa Ilegal Fishing

HMSTimes.com, Natuna– Keseluruhan Enam orang warga asing asal Vietnam merupakan terdakwa pelaku illegal fishing, menghilang dari Kejaksaan Negeri Natuna, pada Jumat sore (15/06/2018). Enam orang tersebut merupakan nakhoda kapal yang melakukan pencurian ikan diwilayah Kabupaten Natuna, Negara kesatuan Republik Indonesia atau biasa disebut tahanan Justicia. Kejaksaan Natuna telah berkoordinasi dengan TNI AL dan Polres Natuna untuk melakukan pencarian.“ Saat ini lagi proses pencarian. Dalam upaya ini kita berkoordinasi dengan instansi terkait, kita minta dukungan dari Lanal. Isnya Allah akan melibatkan sarana dan personil dari TNI AL juga,” jelas Kajari Natuna Juli Isnur, kemarin.

Saat ini pihak TNI AL tengah membantu melakukan pencarian terhadap ke enam orang tersebt. Salah satunya dengan menyebar foto wajah pelaku illegal fishing yang hilang dari Kejaksaan. Dengan harapan bagi saja yang mengetahui keberadaan mereka, agar segera melaporkannya kepada pihak berwenang.

Disamping itu, Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setiyawan, telah memerintahkan jajaran Pos TNI AL untuk membantu melakukan pencarian enam orang Warga Negara Asing yang Kabur dari Kejaksaan tersebut. Dalam hal ini berkoordinasi dengan Polsek, Koramil, Babinsa, dan masyarakat pesisir. Selain itu, memantau pelabuhan tikus yang ada di wilayah kerja Lanal Ranai.

Sementara itu, Kapolres Natuna AKBP.Nugroho Dwi Karyanto juga mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan, untuk membantu pencarian terhadap pelaku Ilegal Fishing. Polres Natuna melibatkan semua jajaran, melakukan pencarian secara preemtif dan preventif dengan cara memperketat pelabuhan.“ Kami sudah koordinasi dengan pak Kajari untuk back up pencarian terhadap pelaku, dengan melibatkan semua jajaran Polres Natuna”, ujarnya melalui grup WA Natuna Terkini.

Polres Natuna juga memberdayakan aparatur desa (RT/RW) dan berkoordinasi dengan para pemilik pompong. Serta melakukan pengecekan terhadap hotel-hotel dan patroli disejumlah tempat yang dicurigai menjadi persinggahan para pelaku. Kapolres menghimbau, jika ada informasi mengenai keberadaan keenam WNA asal Vietnam tersebut, segera melaporkan kepada pihak berwajib. Apabila menemukan pelaku agar diamankan dan diserahkan kepada pihak berwajib.(*)

Lubis

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: