HMSTimes - What Happened Today? Kolusi Dan Nepotisme Penerimaan Pegawai Badan Pertanahan Nasional Kayong Utara | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Kolusi Dan Nepotisme Penerimaan Pegawai Badan Pertanahan Nasional Kayong Utara

Kolusi Dan Nepotisme Penerimaan Pegawai Badan Pertanahan Nasional Kayong Utara

HMSTime.com, Kayong Utara/ Sukadana- Permasalahan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) bukanlah masalah yang baru tumbuh, belakangan terungkap adanya indikasi praktek Kolusi dan Nepotisme di lingkungan Badan Pertahanan Nasional(BPN) Kayong Utara.

Perihal tersebut terungkap dari adanya curhatan dari beberapa Netizen melalui akun Facebooknya. Seperti pengakuan yang di tulis dalam akun yang bernama” Septi Andriani tertanggal 4 Desember 2017″ yang menceritakan pengalamannya saat melamar di BPN, bahwa ada pengumuman penerimaan pegawai tidak tetap namun ia dan temannya di gagalkan dalam Administrasi padahal berkas lamaran sudah memenuhi syarat  sesuai pengakuannya.

Pengumuman penerimaan yang di sebarkan itu menurut Septi hanya untuk menutupi administrasi saja, karena prosesnya tidak dilakukan dengan cara yang jujur dan adil transparan  dalam seleksi dengan test.

Demikian pula yang di tulis dalam Akun Bukram yang menanggapi curhatan Septi Andriani yang menceritakan pengalamannya.

” Kalau di Kayong ini mau masuk kerja di bagian pegawai ataupun kantor intansi pemerintah maupun swasta, jangan berharap besar kita di terima jika tidak ada keluarga di bagian kepegawaian, jangankan orang luar Kayong, orang dalam pun untuk administrasi saja tidak lolos, saya aja asli KKU tidak lolos administrasinya,” Bukram menanggapi.

Juminggu HS dalam akunnya Ijul KKU juga mengakui adanya praktek kecurangan dalam sistem penerimaan pegawai dalam lingkungan pemda Kayong bila ingin jadi pegawai harus pandai menelusuri garis keluarga dan mengintai moment. Bahwa Juminngu juga menyatakan dirinya keluar dari anggota  LKKS karena bertentangan hari nurani.

Adanya praktek-praktek kecurangan yang di berlakukan dalam sistem penerimaan pegawai tersebut merupakan tindakan yang menciderai dan bertentangan dengan aturan perundang undangan, jika hal ini terus di biarkan dan tanpa ada tindak lanjut mau di bawa kemana tanah kayong ini…? Demikian harapan dari para Netizen.

Ali.M

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: