HMSTimes - What Happened Today? Ketua DPRD Kota Batam Tunda Rapat Dengar Pendapat Bersama Warga Bengkong dengan PT.Bintang Persada | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Ketua DPRD Kota Batam Tunda Rapat Dengar Pendapat Bersama Warga Bengkong dengan PT.Bintang Persada

Ketua DPRD Kota Batam Tunda Rapat Dengar Pendapat Bersama Warga Bengkong dengan PT.Bintang Persada

Puluhan Warga Bengkong Sadai tampak memenuhi Ruang Pimpinan (Rapim) DPRD Kota Batam

HMSTimes.com, Batam – Agenda Rapat Dengar Pendapat sengketa lahan yang sudah dijadwalkan dengan warga Bengkong Telaga Indah Rw 18,Kelurahan Sadai,Kecamatan Bengkong dengan pihak Perusahaan PT.Bintang Persada dan juga BP Batam,kamis (14/02/2019) akhirnya ditunda.

Puluhan warga Bengkong Sadai yang yang sudah hadir di ruang Rapat  Pimpinan DPRD Kota Batam sejak pukul 14.00,wib masih terus bersabar menunggu pihak Perusahaan PT.Bintang Persada,dan juga perwakilan BP Batam,namun sampai  pukul 15.00,wib belum ada tanda tanda Pihak Perusahaan maupun Perwakilan dari Perusahaan PT.Bintang Persada akan datang.

Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto yang juaga sudah hadir diruang Rapim mengatakan,”kita akan tunggu sampai pukul 15.00,wib jikalau mereka juga belum hadir maka rapat terpaksa kita tunda lagi”,ujar Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto.

Setelah waktu menunjukan tepat pukul 15.00,wib yang ditunggu tidak kunjung hadir,akhirnya Ketua DPRD Nuryanto resmi menunda Rapat Dengar Pendapat bersama warga Bengkong Sadai tersebut.

“Karena waktu sudah menunjukkan pukul 15.00,wib pihak Perusahaan PT.Bintang Persada dan juga perwakilan BP Batam belum hadir maka dengan terpaksa rapat kita tunda ,dan akan kita jadwalkan ulang hari selasa,(19/02/2019),saya akan minta kepada petugas DPRD agar menyerahkan undangan hari,jumat (15/02/2019)dan rapat hari ini resmi kita tunda”, ujar Nuriyanto.

Perwakilan warga yang hadir tampak kecewa,namun warga tetap membubarkan diri dengan tertib sambil meninggalkan ruang Rapim DPRD Kota Batam.

(Ls)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: